BEI Buka-Bukaan soal Keputusan Terbaru MSCI atas Saham RI
Manajemen Bursa Efek Indonesia (BEI) merespons keputusan MSCI yang masih mempertahankan pembatasan terhadap saham Indonesia dalam tinjauan indeks Mei 2026.
Dalam pengumumannya pada Senin (20/4/2026), MSCI menyatakan belum akan menambahkan saham Indonesia ke dalam MSCI Investable Market Indexes (IMI), seiring masih berlangsungnya evaluasi terhadap reformasi transparansi pasar yang dilakukan otoritas Indonesia.
Baca Juga: Soal Potensi Orang Kaya Beralih ke BBM Subsidi, Bahlil Buka Suara
Selain itu, MSCI juga masih membekukan peningkatan inklusi asing untuk saham-saham domestik, sambil mengkaji ruang lingkup, konsistensi, serta efektivitas kebijakan dan data baru yang telah diperkenalkan.
Hasil evaluasi tersebut rencananya akan diumumkan kembali dalam tinjauan berikutnya pada Juni mendatang.
Menanggapi hal itu, Pelaksana Tugas Sementara Direktur Utama BEI, Jeffrey Hendrik, menyebut pihaknya telah melakukan pertemuan dengan MSCI pada 16 April 2026.
“Kami mengapresiasi empat proposal yang telah kami deliver di-acknowledge oleh MSCI dan kami akan terus berkomunikasi dengan index provider,” ujar Jeffrey, Selasa (21/4/2026).
Ia menambahkan, BEI juga akan terus menjalin komunikasi dengan investor global guna memperoleh masukan dalam rangka memperkuat pasar modal Indonesia ke depan.
Baca Juga: Rp1,26T Diserap DJP untuk Pengembangan Coretax sejak 2021
