Trump Siap Hancurkan Kapal Iran Saat Blokade Laut Berjalan
Amerika Serikat memulai blokade laut terhadap Iran yang memicu ketegangan baru di kawasan Timur Tengah.
Kebijakan ini diumumkan setelah negosiasi antara kedua negara di Pakistan gagal mencapai kesepakatan, sekaligus mengancam keberlanjutan gencatan senjata yang baru berjalan dua pekan.
Pemerintah Iran pun memperingatkan bahwa langkah tersebut tidak hanya berdampak pada negaranya, tetapi juga terhadap perekonomian global.
Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran Esmaeil Baghaei menyindir kebijakan Washington.
Ia mempertanyakan apakah “perang pilihan” dapat dimenangkan dengan membalasnya melalui tekanan terhadap ekonomi dunia.
Sementara itu, Presiden Amerika Serikat Donald Trump juga memperingatkan kapal militer Iran agar tidak mendekati zona blokade.
Ia mengklaim sebagian besar kekuatan laut Iran telah dihancurkan dan menegaskan kapal yang mendekat akan “segera dimusnahkan”.
Baca Juga: Dari Moskow sampai Paris, Prabowo Perluas Arah Diplomasi RI
Blokade ancam jalur energi global
Pusat UK Maritime Trade Operations menyatakan blokade diberlakukan tanpa pengecualian bagi kapal yang berinteraksi dengan pelabuhan dan terminal minyak Iran.
Kebijakan tersebut mencakup seluruh garis pantai Iran dan berpotensi mengganggu arus pelayaran internasional, termasuk di Selat Hormuz yang menjadi jalur utama distribusi energi dunia.
Meski kesepakatan gencatan senjata sebelumnya mengharuskan Iran membuka jalur pelayaran, lalu lintas kapal di kawasan tersebut belum menunjukkan peningkatan signifikan.
Sementara itu, Ketua parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan dampak kebijakan ini terhadap harga energi.
Ia menyebut blokade berpotensi mendorong kenaikan harga bahan bakar di Amerika Serikat, yang saat ini sudah melampaui 4 dollar AS per galon.
Iran sebut blokade sebagai “pembajakan”
Iran menegaskan akan mempertahankan wilayah perairannya dan mengecam blokade tersebut sebagai tindakan ilegal.
Pemerintah Iran bahkan menyebut langkah itu sebagai bentuk “pembajakan” yang dapat memperburuk situasi keamanan kawasan.
Garda Revolusi Iran juga memperingatkan akan mengerahkan kemampuan baru jika konflik kembali memanas.
Sementara itu, perbedaan terkait kontrol Selat Hormuz dan program nuklir Iran masih menjadi hambatan utama dalam perundingan yang dimediasi Pakistan.
Adapun Perdana Menteri Shehbaz Sharif menegaskan negaranya akan terus mendorong upaya perdamaian dan stabilitas di kawasan.
Baca Juga: Negosiasi Damai AS-Iran Dilanjut Kamis Ini, Breaking News!

[…] Trump Siap Hancurkan Kapal Iran Saat Blokade Laut Berjalan […]