Mojtaba Khamenei Janji Balas Kematian Ayatollah Ali Khamenei
Putra Ayatollah Ali Khamenei, Mojtaba Khamenei, berjanji akan membalas kematian ayahnya yang tewas dalam serangan gabungan Amerika Serikat (AS) dan Israel.
Pernyataan tersebut menjadi pesan publik pertamanya sejak pemakaman Pemimpin Tertinggi Iran itu.
Dalam pesan yang diunggah melalui akun Telegram yang dilansir Al Jazeera pada Sabtu (11/7/2026), Mojtaba menegaskan bahwa pembalasan merupakan tuntutan bangsa Iran.
“Kami berjanji untuk membalas darah pemimpin yang gugur dan semua martir dari dua perang ini dari para pembunuh yang kriminal dan tercela,” ujar Mojtaba.
Baca Juga: Jalur Kereta Iran yang Terhubung ke China Diserang AS
Menurut dia, balas dendam atas kematian ayahnya harus dilakukan. Ia juga menyampaikan terima kasih kepada jutaan warga yang menghadiri prosesi pemakaman Ali Khamenei.
Mojtaba menilai kehadiran massa dalam jumlah besar tersebut menjadi peristiwa bersejarah sekaligus menunjukkan persatuan rakyat Iran di tengah konflik yang sedang berlangsung.
Ancaman Trump kepada Iran
Pernyataan Mojtaba muncul beberapa jam setelah Presiden AS Donald Trump mengeluarkan ancaman baru terhadap Iran.
Trump mengaku telah memerintahkan militer AS untuk bersiap melancarkan serangan jika Iran berupaya membunuh presiden Amerika Serikat.
“1000 rudal telah siap dan diarahkan ke Republik Islam Iran, dengan ribuan rudal lainnya akan segera menyusul, jika Pemerintah Iran bertindak sesuai dengan ancamannya, yang diumumkan di banyak penjuru dunia, untuk membunuh, atau mencoba membunuh, Presiden Amerika Serikat yang sedang menjabat, dalam hal ini, SAYA!” tulis Trump dalam unggahan di Truth Social, dikutip Reuters.
Ia juga menegaskan kesiapan militer AS untuk melakukan serangan dalam jangka waktu yang panjang apabila ancaman tersebut terwujud.
“Perintah telah diberikan, militer AS siap, bersedia, dan mampu, untuk jangka waktu satu tahun, yang dapat diperpanjang, untuk memusnahkan dan menghancurkan sepenuhnya semua wilayah Iran,” sambungnya.
Baca Juga: 4 Strategi Baru Disiapkan Iran untuk Hadapi Konflik dengan AS
Seruan Anti-Amerika Menggema di Pemakaman
Dalam prosesi pemakaman Ali Khamenei, sejumlah pelayat dilaporkan meneriakkan slogan anti-Amerika.
Massa juga menyerukan pembalasan atas kematian pemimpin tertinggi Iran tersebut dan meneriakkan seruan yang ditujukan kepada Donald Trump.
Ali Khamenei, yang memimpin Iran sejak 1989, meninggal dunia setelah Teheran menjadi sasaran serangan gabungan AS dan Israel pada 28 Februari 2026.
Serangan itu turut menewaskan sejumlah anggota keluarganya, termasuk seorang cucu berusia 14 bulan.
Peristiwa tersebut memicu eskalasi konflik di kawasan setelah Iran melancarkan serangan balasan ke sejumlah negara Teluk yang dianggap memiliki hubungan dengan AS dan Israel.

[…] Mojtaba Khamenei Janji Balas Kematian Ayatollah Ali Khamenei […]