Trump Bantah Isu Stok Amunisi AS Menipis akibat Perang Iran
Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump membantah laporan yang menyebut persediaan amunisi negaranya menipis hingga mencapai tingkat yang mengkhawatirkan akibat perang melawan Iran.
Trump menegaskan militer AS masih memiliki stok amunisi dalam jumlah besar, bahkan menurutnya jauh melampaui kebutuhan saat ini.
Pernyataan tersebut muncul setelah sejumlah media AS melaporkan bahwa cadangan rudal militer Negeri Paman Sam mengalami penurunan signifikan selama konflik dengan Iran yang telah berlangsung sejak akhir Februari 2026.
Baca Juga: Maroko Bantah Sengaja Buka Perbatasan, soal Krisis Migran Ceuta
Menurut laporan CNN, militer AS disebut telah menggunakan hampir 80 persen stok rudal pencegat serta sekitar separuh dari rudal Patriot yang dimiliki. Mengutip sumber yang mengetahui kondisi inventaris Pentagon, laporan itu menyebut para komandan senior secara internal menggambarkan cadangan amunisi berada pada tingkat yang “sangat rendah hingga level berbahaya”.
Laporan tersebut juga menyoroti kekhawatiran terhadap ketersediaan sistem Terminal High Altitude Area Defense (THAAD) yang dinilai semakin terbatas. Sebelum perang pecah, Center for Strategic and International Studies (CSIS) memperkirakan Washington memiliki sekitar 2.200 rudal Patriot varian terbaru dan 452 rudal THAAD.
Selain itu, Reuters melaporkan militer AS telah menghabiskan sebagian besar persediaan rudal jarak jauh berpresisi tinggi selama lima bulan operasi militer melawan Iran.
Kondisi tersebut memunculkan kekhawatiran di kalangan negara-negara Teluk yang mengandalkan sistem pertahanan udara buatan AS. Mereka menilai berkurangnya stok rudal dapat melemahkan kemampuan menghadapi ancaman rudal maupun drone Iran jika konflik kembali meningkat.
Trump Tegaskan Persediaan Amunisi AS Masih Sangat Besar
Menanggapi laporan tersebut, Gedung Putih merilis pernyataan Trump yang membantah adanya kekurangan amunisi di tubuh militer AS.
Baca Juga: Presiden Iran Diungkap 28 Kali Mau Mundur, Ini Kata Mojtaba
Dalam pernyataannya, Trump menegaskan bahwa Amerika Serikat masih menjadi negara dengan persediaan amunisi terbesar di dunia.
“Saat ini, perusahaan-perusahaan pertahanan kita memproduksi amunisi dalam jumlah yang belum pernah terjadi sebelumnya, sekaligus memperluas pabrik dan peralatan mereka hingga mencapai tingkat rekor,” kata Trump.
Sebelumnya, Trump juga menegaskan bahwa AS memiliki “jauh lebih banyak amunisi dibandingkan pihak mana pun di dunia” dan persediaannya “jauh melebihi kebutuhan kita.”
Pernyataan itu disampaikan untuk merespons laporan yang menyebut konflik berkepanjangan dengan Iran telah menguras persediaan rudal strategis Amerika Serikat.
