Trump Ancam Penjarakan Pembocor Stok Rudal AS
Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump,mengancam akan memenjarakan pihak-pihak yang membocorkan informasi terkait persediaan amunisi militer negaranya. Ancaman tersebut muncul setelah sejumlah media Amerika melaporkan stok rudal strategis AS mulai menipis akibat perang melawan Iran yang telah berlangsung selama enam bulan.
Gedung Putih membantah laporan tersebut dan menegaskan bahwa militer AS masih memiliki kemampuan tempur yang memadai. Pemerintah juga memastikan produksi rudal baru terus berjalan meski persenjataan canggih membutuhkan waktu bertahun-tahun untuk diproduksi.
Laporan Sebut Stok Rudal Strategis Mulai Menipis
Sejumlah media AS sebelumnya mengabarkan bahwa persediaan rudal jarak jauh berpresisi tinggi milik Negeri Paman Sam terus berkurang. Kondisi itu memunculkan kekhawatiran mengenai kesiapan militer AS jika harus menghadapi konflik lain dengan Rusia atau China.
Baca Juga : AS-Iran Dekati Kesepakatan, Hormuz Segera Dibuka?
Secara khusus, Reuters melaporkan Angkatan Darat AS telah menghabiskan sebagian besar stok dua rudal jarak jauh andalannya, yakni Army Tactical Missile System (ATACMS) dan Precision Strike Missile (PrSM).
Laporan tersebut muncul setelah Trump membatalkan rencana operasi militer besar terhadap Iran pada akhir Juli, yang disebut-sebut dipengaruhi kekhawatiran terhadap menipisnya persediaan amunisi.
Menanggapi laporan tersebut, Trump menegaskan Amerika Serikat masih memiliki stok amunisi dalam jumlah besar dan akan segera menerima tambahan rudal hasil produksi industri pertahanan.
“Para ‘pembocor’ pernyataan yang bersifat pengkhianatan ini sedang diburu,” tulis Trump di platform Truth Social.
“Kami akan mengupayakan hukuman penjara jangka panjang bagi mereka!” lanjut Trump, yang dikutip Newsweek, Jumat (7/8/2026).
Analis Soroti Penurunan Persediaan Rudal THAAD dan Patriot
Menurut Payne Institute for Public Policy, Amerika Serikat, Israel, dan sekutunya di Timur Tengah telah menggunakan hampir 11.300 amunisi hanya dalam 16 hari pertama perang yang dimulai pada 28 Februari.
Meski jumlah pasti stok senjata dirahasiakan, lembaga tersebut memperkirakan pada akhir Maret bahwa AS hanya memiliki cadangan sekitar satu bulan untuk beberapa jenis rudal strategis, termasuk ATACMS, PrSM, dan rudal pencegat Terminal High Altitude Area Defense (THAAD).
Baca Juga : Bop Sebut Israel Tak Akan Keluar Sebelum Hamas Dilucuti
Sementara itu, laporan Center for Strategic and International Studies (CSIS) memperkirakan stok rudal pencegat THAAD milik AS turun dari sekitar 452 unit sebelum perang menjadi sekitar 234 unit hingga akhir Juli.
Persediaan rudal untuk sistem pertahanan udara Patriot juga disebut menyusut signifikan, dari sekitar 2.330 rudal menjadi hanya sekitar 759 rudal.
Sistem pertahanan udara Patriot menjadi salah satu aset militer yang paling dibutuhkan saat ini karena mampu mencegat rudal balistik hingga rudal hipersonik.
Namun tingginya kebutuhan membuat persediaannya semakin terbatas. Ukraina bahkan mengeluhkan sebagian rudal Patriot yang sebelumnya dialokasikan untuk mempertahankan wilayahnya telah dialihkan ke Timur Tengah sejak perang Iran pecah.
Satu paket lengkap sistem Patriot yang terdiri atas radar, peluncur, dan perlengkapan pendukung diperkirakan bernilai sekitar USD1 miliar, sedangkan harga setiap rudal pencegatnya mencapai jutaan dolar Amerika Serikat.

[…] Trump Ancam Penjarakan Pembocor Stok Rudal AS […]
[…] Trump Ancam Penjarakan Pembocor Stok Rudal AS […]