Pertalite Dilarang untuk Orang Kaya, Purbaya : Ojol Tetap Aman
Menteri Keuangan (Menkeu), Purbaya Yudhi Sadewa, mengungkapkan pemerintah tengah menyiapkan pembatasan pembelian BBM bersubsidi jenis Pertalite bagi masyarakat berpenghasilan tinggi. Kebijakan tersebut akan diterapkan secara bertahap dan menyasar kelompok ekonomi desil 9 dan 10.
Meski demikian, pengemudi ojek online (ojol) tidak akan masuk dalam kelompok yang dilarang membeli Pertalite.
“(Ojol) Tetap (tidak dilarang),” tegas Purbaya saat ditemui wartawan di kantor Kementerian Keuangan, Rabu (12/8/2026).
Purbaya menjelaskan penerapan pembatasan tidak akan dilakukan sekaligus. Pemerintah ingin melihat terlebih dahulu dampak kebijakan tersebut terhadap kondisi perekonomian sebelum memperluas penerapannya.
Baca Juga : Anggaran MBG dan Pendidikan Dipisah pada 2027, Istana Buka Suara
“Kalau let’s say di desil 10 saya stop nggak boleh beli pertalite. Cuman dampaknya ke ekonominya. Jadi kita akan bertahap,” kata Purbaya.
Kelompok desil 9 dan 10 merupakan masyarakat yang berada pada tingkat ekonomi menengah atas hingga kelompok dengan kemampuan ekonomi paling tinggi. Pembatasan tersebut disiapkan agar subsidi BBM lebih banyak diterima masyarakat yang memang membutuhkan.
Purbaya mengatakan kebijakan tersebut juga merupakan bagian dari upaya pemerintah memenuhi permintaan DPR RI terkait penyaluran subsidi energi yang lebih tepat sasaran.
“Yang pertama dulu kan harganya naik ya. Cuma kan waktu di DPR, tahun lalu ya kalau nggak salah. Di DPR kan saya diperintah untuk memastikan subsidinya lebih tepat sasaran,” katanya.
Menurut Purbaya, pemerintah tidak ingin pembatasan dilakukan secara terburu-buru. Evaluasi terhadap dampak ekonomi menjadi salah satu pertimbangan utama sebelum kebijakan diterapkan lebih luas.
Dengan pendekatan bertahap, pemerintah dapat melihat respons masyarakat sekaligus mengukur pengaruhnya terhadap daya beli dan aktivitas ekonomi.
Baca Juga : Purbaya Tunda Pajak Pedagang Online, Tunggu Ekonomi 6%
Purbaya menilai penerapan pembatasan subsidi Pertalite saat ini semakin memungkinkan karena sistem yang dikembangkan Pertamina dinilai sudah cukup siap. Ia mengaku telah melihat langsung hasil uji coba sistem tersebut di Surabaya.
“Saya sudah lihat di Surabaya,” tegasnya.
Pemerintah sebelumnya juga telah membahas kemungkinan pembatasan Pertalite berdasarkan kelompok ekonomi masyarakat. Dengan sistem tersebut, subsidi diharapkan tidak lagi banyak dinikmati kelompok masyarakat yang secara ekonomi dinilai mampu membeli BBM nonsubsidi.
Kendati demikian, Purbaya belum menyampaikan jadwal pasti kapan pembatasan bagi desil 9 dan 10 mulai diberlakukan secara nasional. Pemerintah masih akan mempertimbangkan hasil evaluasi dan dampak ekonomi dari penerapan bertahap tersebut.

[…] Pertalite Dilarang untuk Orang Kaya, Purbaya : Ojol Tetap Aman […]