Trump Siapkan Rp8,8 Triliun untuk Kampanye Partai Republik
Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump, menyatakan kesiapannya membantu kampanye Partai Republik menghadapi pemilu paruh waktu yang dijadwalkan berlangsung pada November 2026.
Trump mengatakan dirinya dapat mengalokasikan dana sekitar US$400 juta hingga US$500 juta atau setara Rp7 triliun hingga Rp8,8 triliun untuk mendukung kandidat Partai Republik.
Dana tersebut disebut berasal dari super PAC pendukung Trump, MAGA Inc. Ia bahkan menegaskan tidak memiliki batasan tertentu mengenai jumlah uang yang akan dikeluarkan untuk membantu kampanye partainya.
Baca Juga : China Dukung Iran, Tapi Tidak Mau Korbankan Hubungan dengan AS
“Saya akan mengeluarkan uang berapapun yang diperlukan mencoba membantu kita. Ini uang dari MAGA Inc. Saya yang mengendalikan uang ini,” kata Trump, dikutip Reuters, Sabtu (5/9/2026).
Sebelumnya, sejumlah anggota Partai Republik sempat khawatir Trump tidak akan menggunakan dana tersebut. Kekhawatiran itu muncul karena hingga kini uang yang tersedia di MAGA Inc disebut belum banyak terlihat digunakan untuk kampanye.
Meski nilainya mencapai US$500 juta, Reuters menilai suntikan dana tersebut belum tentu memberikan dampak besar terhadap hasil pemilu 3 November 2026.
Salah satu alasannya, sebagian pemilih kemungkinan sudah menentukan pilihan politik mereka. Selain itu, ketersediaan ruang iklan televisi untuk kampanye yang ditargetkan kepada kelompok pemilih tertentu juga diperkirakan semakin terbatas menjelang hari pemungutan suara.
Salah satu persaingan yang menjadi perhatian Partai Republik terjadi di Texas. Kandidat Republik Ken Paxton akan menghadapi kandidat Demokrat James Talarico.
Trump diketahui mendukung Paxton dalam persaingan tersebut, bukan petahana Partai Republik John Cornyn. Keputusan itu bahkan berseberangan dengan pilihan sejumlah pemimpin Senat dari Partai Republik.
Baca Juga : Wapres AS Akui Jarang Menang Perang dalam 42 Tahun Terakhir
Di luar dana yang akan digunakan untuk pemilu paruh waktu, Trump mengklaim masih memiliki sekitar US$1 miliar atau sekitar Rp17,6 triliun di rekening MAGA.
Trump juga telah menyiapkan rencana penggunaan dana tersebut. Sebagian besar dana yang tersisa disebut akan dipertahankan untuk mendukung kampanye pada pemilihan presiden AS berikutnya pada 2028.
