Kemenkeu Stop Penempatan SAL ke Bank Umum Hingga Akhir 2025
Kementerian Keuangan (Kemenkeu) memastikan tidak akan ada penambahan penempatan Saldo Anggaran Lebih (SAL) pemerintah di sisa tahun 2025.
Direktur Jenderal Perbendaharaan Kemenkeu, Astera Primanto Bhakti, menjelaskan bahwa pemerintah akan mengkonsolidasi dana tersebut terlebih dahulu untuk kebutuhan tahun depan, dan baru akan menempatkannya kembali ke perbankan apabila dinamika ekonomi mendukung.
“Jadi kita tidak ada (penempatan tambahan) di akhir tahun ini,” kata Astera dikutip pada Jumat (19/12/2025).
Baca Juga: Kemenkeu: Belanja Negara Tembus Rp 2.911 Triliun per November 2025 – Economix
Sementara itu, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan progres realisasi penempatan SAL pemerintah hingga saat ini. Total Rp200 triliun telah ditempatkan di lima bank umum, yaitu Bank Mandiri, Bank Syariah Indonesia (BSI), BRI, BNI, dan BTN. Pada tahap kedua, penempatan ditambah Rp76 triliun di Bank Mandiri, BRI, BNI, dan Bank Jakarta.
Menurut Purbaya, langkah ini telah berkontribusi pada penguatan likuiditas perbankan, yang tercermin dari tren penurunan suku bunga deposito.
Ia meyakini hal ini akan segera diikuti dengan penurunan suku bunga kredit yang lebih signifikan. Kebijakan ini juga bertujuan untuk mendorong peningkatan base money (M0) guna menopang pertumbuhan ekonomi.
“Jadi kan sempat naik ke 13% M0-nya, sekarang Desember ke 5% turun lagi. Tapi saya yakin, menjelang minggu-minggu atau hari-hari ke depan likuiditas di sistem akan bertambah lagi,” ujar Purbaya.
Baca Juga: Kemenkeu Tegur Pemda, Dana Mengendap di Bank Tembus Rp218,2 Triliun – Economix

[…] Kemenkeu Stop Penempatan SAL ke Bank Umum Hingga Akhir 2025 […]