BEI Buka Suara soal Klaim Danantara Masuk Bursa: Belum
BEI buka suara mengenai klaim masuknya Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara ke pasar saham Indonesia, dengan menegaskan bahwa hingga saat ini entitas tersebut belum tercatat melakukan aktivitas transaksi di Bursa Efek Indonesia. Otoritas bursa menyebut Danantara memang telah menyampaikan rencana untuk masuk ke pasar modal, namun realisasinya belum terlihat dan belum dibahas lebih lanjut secara teknis.
Direktur Perdagangan dan Pengaturan Anggota Bursa BEI Irvan Susandy mengatakan bahwa Danantara sebelumnya telah menyampaikan rencana untuk mulai masuk ke pasar pada 2026. Meski demikian, hingga kini belum ada kepastian waktu maupun mekanisme pelaksanaannya, termasuk instrumen apa yang akan digunakan dalam aktivitas pasar modal tersebut.
Baca Juga: Rencana Investasi Proyek 2026 Dibeberkan Bos Danantara, Nilainya Rp235 T!
“Belum sih. Sampai sekarang sih kayaknya belum (masuk ke pasar) Tapi mereka bilang mereka akan masuk ke market tahun ini ya,” kata Irvan di Gedung Bursa Efek Indonesia, Senin (26/1/2026).
Irvan menambahkan, BEI juga belum melakukan pembahasan lanjutan secara teknis dengan Danantara terkait rencana tersebut. Ia menyebut pertemuan terakhir antara BEI dan Danantara tercatat berlangsung pada akhir tahun lalu, dan sejak itu belum ada perkembangan baru yang mengarah pada aktivitas transaksi di bursa.
Pernyataan BEI ini muncul di tengah klaim dari pihak Danantara yang menyebut penempatan dana di pasar publik sudah mulai berjalan. Sebelumnya, Chief Investment Officer Danantara Pandu Sjahrir mengatakan bahwa sebagian dana telah disalurkan, meski ia tidak merinci nilai maupun detail penempatannya dengan alasan menjaga stabilitas pasar.
“Sebagian sudah kami salurkan, tetapi kami tidak banyak membicarakannya karena bisa memengaruhi pasar, terutama di sisi publik,” ujar Pandu dalam wawancara dengan Bloomberg TV, Jumat (23/1/2026).
Pandu menjelaskan bahwa investasi Danantara di pasar publik Indonesia mencakup saham dan obligasi, serta akan terus berkembang secara bertahap. Ia menekankan bahwa fokus awal investasi dilakukan di dalam negeri sebelum memperluas portofolio ke instrumen atau pasar lain.
“Untuk saham publik, kami mulai dari Indonesia terlebih dahulu. Sejujurnya, itu sudah berjalan,” kata Pandu.
Meski demikian, pernyataan tersebut belum tercermin dalam data transaksi di Bursa Efek Indonesia. BEI menegaskan bahwa hingga saat ini belum ada aktivitas yang secara resmi tercatat atas nama Danantara di pasar modal domestik. Kondisi ini menunjukkan adanya perbedaan antara klaim penempatan dana oleh pihak Danantara dan pencatatan aktivitas di bursa.
Baca Juga: Rapat Nonstop di Hambalang, Apa yang Dibahas Prabowo?
BEI menyatakan tetap terbuka terhadap rencana masuknya investor institusional besar seperti Danantara ke pasar modal, namun menegaskan bahwa setiap langkah harus melalui proses dan mekanisme yang berlaku. Hingga kejelasan teknis dan realisasi transaksi terjadi, BEI memastikan posisi Danantara di pasar saham Indonesia masih sebatas rencana.

[…] BEI Buka Suara soal Klaim Danantara Masuk Bursa: Belum […]