MSCI Jadi Alasan RI Buka Data Pemilik Asli 100 Emiten
Data investor sedang dalam proses penyempurnaan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sebagai penyesuaian terhadap kebutuhan pencatatan Morgan Stanley Capital International (MSCI).
Proses ini akan dimulai dengan pembukaan data Pemilik Manfaat Akhir atau Ultimate Beneficial Owner (UBO).
Hal ini disampaikan oleh Ketua Dewan Komisioner OJK Mahendra Siregar dalam konferensi pers di Gedung BEI, Jakarta, pada Kamis (29/1/2026).
Baca Juga: Kriteria Saham Incaran Danantara Dibocorkan Pandu Sjahrir
“Iya (data UBO akan disediakan ke MSCI). Dalam program yang saya sampaikan tadi. Dua-duanya,” ujar Mahendra.
Pernyataan tersebut turut menjawab rumor bahwa data pemegang saham terakhir itu akan dimulai dari konstituen di indeks IDX100.
Diketahui, Ultimate Beneficial Owner (UBO) atau Pemilik Manfaat Akhir merupakan individu yang mengendalikan,memiliki, atau menerima manfaat terbesar dari suatu korporasi atau badan hukum meskipun namanya tidak tercatat secara resmi sebagai pemilik atau direksi.
Dengan begitu, UBO ibaratnya adalah sosok “di balik layar” yang memegang kendali efektif tertinggi.
Saat ini, OJK telah menetapkan POJK Nomor 12/POJK.01/2017 sebagaimana diubah dengan POJK Nomor 23/POJK.01/2019 (POJK APU PPT) yang mengatur kewajiban PJK untuk melaksanakan identifikasi dan verifikasi terhadap BO dari calon nasabah, nasabah dan WIC. Selain itu, OJK turut melakukan identifikasi serta verifikasi BO dalam proses perizinan dan Fit Proper Test.
Perlu diketahui, OJK berperan dalam pemenuhan Strategi Nasional Pencegahan Korupsi yang bertujuan untuk meningkatkan jumlah korporasi yang mendeklarasikan BO dan integrasi basis data BO.
OJK bersama dengan Kemenkumham serta PPATK, dalam koordinasi Kantor Staf Presiden (KSP) saat ini sedang menyusun Sectoral Risk Assessment (SRA) terkait Korporasi sebagai panduan bagi Lembaga Pengawas dan Pengatur (LPP), aparat penegak hukum serta pihak pelapor dalam pelaksanaan program APU PPT.
Baca Juga: Bea Cukai Dapat Ultimatum, Purbaya Minta Barang Ilegal Disikat Habis

[…] MSCI Jadi Alasan RI Buka Data Pemilik Asli 100 Emiten […]