China, AS, India Dominasi Tujuan Ekspor Non-Migas RI 2025
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat China, Amerika Serikat, dan India sebagai tiga negara tujuan utama ekspor non-migas Indonesia sepanjang periode Januari hingga Desember 2025.
Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS, Ateng Hartono, dalam rilis resmi BPS pada Senin (2/2/2026), mengungkapkan bahwa nilai ekspor ke ketiga negara tersebut memberikan kontribusi besar terhadap total ekspor non-migas Indonesia, yakni mencapai 42,28 persen selama periode tersebut.
Ateng menjelaskan bahwa China menjadi negara tujuan ekspor terbesar Indonesia dengan total nilai ekspor mencapai US$64,82 miliar sepanjang 2025. Angka tersebut setara dengan 24,92 persen dari total ekspor non-migas Indonesia.
Baca Juga : Bos Danantara Ungkap Kondisi Pasar Saham RI Terkini!
Dari seluruh ekspor Indonesia ke China, komoditas paling utama adalah besi dan baja. Kontribusinya paling besar, yaitu sekitar 27,65% dari total ekspor. Selain itu, ekspor besi dan baja juga terus meningkat, dengan pertumbuhan kumulatif 11,50% dibanding periode yang sama tahun sebelumnya.
Selain itu, Indonesia juga mengekspor bahan bakar mineral ke China senilai US$10,47 miliar, serta nikel dan produk turunannya sebesar US$7,86 miliar. Kedua komoditas tersebut masing-masing berkontribusi 16,16 persen dan 12,13 persen terhadap total ekspor non-migas Indonesia ke China sepanjang 2025.
Sementara itu, nilai ekspor non-migas Indonesia ke Amerika Serikat tercatat sebesar US$30,09 miliar. Ekspor ke negara tersebut didominasi oleh mesin dan perlengkapan elektrik beserta komponennya (HS 85) dengan kontribusi 19,48 persen, serta mengalami pertumbuhan signifikan sebesar 42,59 persen secara kumulatif.
Indonesia juga mengekspor pakaian dan aksesorisnya ke Amerika Serikat dengan nilai US$2,81 miliar, yang menyumbang 9,07 persen dari total ekspor ke negara tersebut. Selain itu, ekspor alas kaki ke Amerika Serikat tercatat sebesar US$2,8 miliar atau sekitar 9,05 persen dari total ekspor Indonesia ke Negeri Paman Sam.
Adapun nilai ekspor non-migas Indonesia ke India sepanjang 2025 mencapai US$18,32 miliar. Komoditas utama yang diekspor ke India adalah bahan bakar mineral (HS 27) dengan kontribusi 29,23 persen. Namun, komoditas ini mengalami penurunan cukup signifikan sebesar 23,25 persen secara kumulatif.
Baca Juga : Prabowo Klaim MBG Ciptakan 1 Juta Lapangan Pekerjaan
Ateng mengungkapkan, khusus ekspor non-migas ke India, komoditas utamanya masih bahan bakar mineral, tetapi mengalami penurunan yang cukup besar. Berbeda dengan ekspor ke Amerika Serikat yang justru mencatat kenaikan pada komoditas utamanya.
Selain bahan bakar mineral, ekspor lemak dan minyak hewani/nabati ke India juga mengalami penurunan sebesar 10,28 persen secara kumulatif menjadi US$3,56 miliar. Komoditas besi dan baja turut mencatat penurunan ekspor ke India sebesar 12,33 persen atau menjadi US$1,63 miliar.

[…] China, AS, India Dominasi Tujuan Ekspor Non-Migas RI 2025 […]
[…] China, AS, India Dominasi Tujuan Ekspor Non-Migas RI 2025 […]
[…] China, AS, India Dominasi Tujuan Ekspor Non-Migas RI 2025 […]
[…] Baca Juga: Tahun Lalu, China, AS, dan India Mendominasi Tujuan Ekspor Nonmigas RI […]