Krisis Timur Tengah Memanas, AS-Israel vs Iran Menyebar ke Negara Arab
Serangan Amerika Serikat dan Israel ke Iran sejak Sabtu yang menewaskan Pemimpin Tertinggi, Ali Khamenei, memicu serangan balasan dari Teheran. Rudal Iran menghantam wilayah Israel serta sejumlah pangkalan militer AS di negara-negara Arab.
Konflik kian meluas dengan penutupan Selat Hormuz, serta serangan terhadap berbagai fasilitas strategis di kawasan. Berikut perkembangan terbaru hingga Selasa (3/3/2026).
Sheikh Isa, Bahrain
Garda Revolusi Iran atau Islamic Revolutionary Guard Corps (IRGC) mengklaim menyerang pangkalan udara AS di Sheikh Isa, Bahrain. Pernyataan tersebut dimuat kantor berita resmi Islamic Republic News Agency (IRNA).
Baca Juga : Media AS Sebut Saudi Lobi Trump Diam-diam, Ada Apa?
“IRGC mengumumkan bahwa… pasukan angkatan lautnya melakukan serangan drone dan rudal skala besar pada subuh hari di pangkalan udara AS di daerah Sheikh Isa, Bahrain,” tulis IRNA di Telegram.
IRGC menyebut 20 drone dan tiga rudal diluncurkan. “Ini menghancurkan markas komando utama pangkalan tersebut,” tanpa memberikan bukti.
Riyadh, Arab Saudi
Dua drone dilaporkan menyerang Kedutaan Besar AS di Riyadh pada Selasa pagi dan memicu kebakaran kecil.
“Kedutaan AS di Riyadh diserang oleh dua drone, menurut penilaian awal. Serangan itu mengakibatkan kebakaran terbatas dan kerusakan material kecil pada bangunan,” kata sebuah itu.
Saksi mata melihat asap di atas kompleks diplomatik dan mendengar ledakan keras. Sumber militer Saudi mengatakan pertahanan udara mencegat empat drone yang mengarah ke ibu kota.
Kementerian Pertahanan Saudi kemudian menyatakan delapan drone berhasil dihancurkan di sekitar Riyadh dan Al-Kharj.
Teheran, Iran
Penyiar pemerintah Islamic Republic of Iran Broadcasting (IRIB) melaporkan dua ledakan di sekitar markasnya di Teheran, namun memastikan siaran tetap berjalan.
“Asap dari dua ledakan di sekitar markas IRIB… Tidak ada gangguan pada operasi IRIB,” tulis Islamic Republic of Iran Broadcasting di Telegram.
Militer Israel mengklaim telah “menyerang dan menghancurkan” markas IRIB di distrik Evin dan sebelumnya meminta warga segera mengungsi.
Presiden AS Donald Trump memperingatkan bahwa operasi terhadap Iran bisa berlangsung lebih dari sebulan, seiring meluasnya konflik ke Lebanon dan fasilitas minyak di negara Teluk.
Doha, Qatar
Militer Qatar menyatakan berhasil mencegat dua rudal balistik yang menargetkan wilayahnya setelah ledakan terdengar di Doha.
“Qatar mampu mencegat dan menetralisir dua rudal balistik yang menargetkan beberapa wilayah di dalam negeri,” kata Kementerian Pertahanan dalam sebuah pernyataan.
“Ancaman tersebut ditangani segera setelah terdeteksi,” ujar kementerian lagi.
Haret Hreik, Lebanon
Serangan Israel menghantam kantor Al-Manar TV di Beirut selatan, media yang berafiliasi dengan Hizbullah.
Israel “menargetkan gedung Al-Manar Channel di daerah Haret Hreik,” tulis Al-Manar di Telegram.
Erbil, Irak
Kelompok Perlawanan Islam di Irak mengklaim melakukan “serangan kawanan drone” terhadap hotel yang menampung pasukan AS di Erbil, Irak. Laporan ini disampaikan Reuters.
Kelompok yang didukung Iran itu sebelumnya mengaku telah menjalankan 23 operasi drone yang menargetkan pangkalan udara AS di Irak dan kawasan sekitar.
Dubai, Uni Emirat Arab
Drone Iran juga menyerang Pangkalan Udara Al Minhad dekat Dubai yang digunakan Australia. Konfirmasi disampaikan Menteri Pertahanan Australia Richard Marles.
“Tidak ada yang terluka dalam serangan akhir pekan di Pangkalan Udara Al Minhad, yang telah lama digunakan Australia sebagai pusat persiapan operasi militer di Timur Tengah,” tulis CNN International mengutip Menteri Pertahanan Richard Marles.
Ia memastikan seluruh personel pertahanan Australia dalam kondisi aman.
Baca Juga : Industri Tekstil RI Diambang Krisis Bahan Baku Akibat Perang Iran

[…] Krisis Timur Tengah Memanas, AS-Israel vs Iran Menyebar ke Negara Arab […]