MBG Jalan Terus, Prabowo Pilih Cara Lain untuk Hemat
Presiden Prabowo Subianto memastikan program makan bergizi gratis (MBG) tetap berjalan meski pemerintah melakukan efisiensi anggaran di tengah dampak konflik Timur Tengah.
Pernyataan tersebut disampaikan dalam diskusi bersama jurnalis, saat ia menegaskan bahwa krisis global tidak akan menghentikan program yang dinilai penting bagi masyarakat.
Baca Juga: Sektor yang Kena Imbas Perang Timteng DIbeberkan Pengusaha RI
MBG Tetap Jalan di Tengah Efisiensi Anggaran
Prabowo menegaskan bahwa program MBG akan tetap dipertahankan karena dinilai menyentuh kebutuhan dasar masyarakat, terutama anak-anak.
“Saya akan bertahan sedapat mungkin daripada uang-uang dikorupsi. Lebih baik rakyat saya bisa makan. Anda nggak lihat anak-anak yang stunting. Saya kampanye beberapa kali di desa-desa. Saya lihat anak ‘umurmu berapa?’ 11 tahun. Badannya anak 4 tahun,” terang Prabowo.
Ia juga menyatakan keyakinannya bahwa anggaran negara masih mencukupi untuk menjalankan program tersebut.
“Saya hakul yakin saya berada di jalan yang benar. Uang kita ada. Uang kita ada. Kita lihat, saya pertaruhkan kepemimpinan saya 2029,” lanjut dia.
Menurut dia, masih banyak sektor lain yang dapat dihemat tanpa harus mengorbankan program strategis.
“Jadi jangan ke arah oke ada krisis nanti kita hentikan MBG. Iya kan? Masih banyak cara lain yang bisa kita hemat. Masih banyak,” tambahnya.
Baca Juga: Bahaya Ancaman Putusnya Kabel Bawah Laut di Selat Hormuz, Apa Saja?
Dinilai Investasi Strategis dan Berdampak Besar
Prabowo menyebut program MBG sebagai investasi strategis dalam pembangunan sumber daya manusia.
Ia mengungkapkan bahwa program tersebut juga mendapat perhatian dari lembaga internasional seperti Rockefeller Institute dan World Food Programme.
“Rockefeller Institute dari Amerika Serikat datang mengecek SPPG kita dan dia datang ke saya, mengatakan, ‘This is the best investment, Mr. President, you have made the best’. Do you know why? Karena satu dolar di-spend di MBG the return is between 7 and 35, in the long run 35, in the short run 7 dollar, dan ini dari Rockef Institute ya. Ini juga world food program dari PBB,” ujar Prabowo.
“Jadi this is strategic, ini untuk human capital kita. Jadi masih banyak penghematan lain yang kita bisa lakukan yang riil. Kita sudah exercise, kita sudah melakukan penghematan di banyak bidang ya,” tutur dia.
Meski demikian, ia mengakui masih ada kekurangan dalam pelaksanaan program di lapangan.
“Bahwa ada kekurangan ini kita tindak. Saya sudah katakan ada 1.000 lebih yang sudah kita tutup. Iya kan? Tapi you lihat itu dan di banyak daerah di luar Jawa, mereka sangat membutuhkan,” tegas dia.
“Tapi yang sedih kalau dia bungkus untuk bawa pulang. Nah, ni juga ya bagaimana kita harus yakinkan mereka cuci tangan kalau mau makan dengan tangan. Ini kita sudah bagi sendok-sendok plastik tapi ya. Tapi benar pelanggaran kita kejar,” lanjutnya.
Prabowo juga menyoroti ketimpangan ekonomi yang masih dirasakan masyarakat.
“Jadi saya kira we are strong country. Saya tidak mau nina bobo, tidak mau kasih bagus-bagus. Kita siap untuk yang paling… tetapi rakyat kita sebagian besar sudah terlalu lama tidak menikmati kebaikan daripada ekonomi kita. Sudah terlalu lama,” kata Prabowo.
“The top 10-20% maybe menikmati. Tapi kebanyakan kita sangat susah hidupnya selama ini. Can you imagine begitu bahagianya mereka? Kalau anak orang kaya yang di yang di Menteng ya enggak perlu ini,” imbuh dia.
Baca Juga: Tolak Bayar Iuran Board of Peace, Sikap Prabowo Disorot Media Asing

[…] MBG Jalan Terus, Prabowo Pilih Cara Lain untuk Hemat […]
[…] Baca Juga : MBG Terus Dijalankan, Prabowo Pilih Cara Lain untuk Hemat […]