Iran Ogah Hadiri Negosiasi Kedua dengan AS di Pakistan
Rencana perundingan lanjutan antara Iran dan Amerika Serikat kembali menghadapi hambatan setelah Teheran menyatakan belum siap melanjutkan dialog dalam waktu dekat.
Situasi ini terjadi di tengah meningkatnya ketegangan, termasuk insiden militer terbaru dan masih berlangsungnya blokade laut oleh AS terhadap pelabuhan-pelabuhan Iran.
Baca Juga: Penghasilan Selat Hormuz Ditaksir Iran Capai Rp258 Triliun
Iran Belum Siap Ikut Pembicaraan Lanjutan
Media pemerintah Iran melaporkan bahwa hingga saat ini belum ada rencana untuk mengikuti putaran negosiasi berikutnya dengan Amerika Serikat.
“Saat ini tidak ada rencana untuk berpartisipasi dalam putaran pembicaraan Iran-AS berikutnya,” sebutnya.
Sumber lain menyebutkan bahwa suasana diplomatik belum kondusif untuk melanjutkan dialog, terutama karena sejumlah isu krusial belum terselesaikan.
“Suasana keseluruhan tidak dapat dinilai sangat positif,” ungkap sumber tersebut.
Iran menegaskan bahwa pencabutan blokade laut oleh AS menjadi syarat utama sebelum negosiasi dapat dilanjutkan.
Bahkan, kantor berita resmi Iran menyebut tuntutan Washington sebagai tidak realistis.
“Dalam keadaan ini, tidak ada prospek yang jelas untuk negosiasi yang bermanfaat,” ujarnya.
Baca Juga: Iran Diklaim Trump Siap Serahkan Uranium, Kesepakatan Nuklir Menguat
Ketegangan Meningkat Jelang Berakhirnya Gencatan Senjata
Situasi semakin kompleks karena gencatan senjata antara Iran, AS, dan Israel akan segera berakhir dalam beberapa hari ke depan.
Sejauh ini, pembicaraan baru terjadi satu kali dalam pertemuan maraton selama 21 jam di Islamabad, yang berakhir tanpa kesepakatan.
Di sisi lain, Presiden AS Donald Trump tetap menunjukkan sikap optimistis terhadap peluang tercapainya kesepakatan.
“Kami menawarkan kesepakatan yang sangat adil dan masuk akal, dan saya harap mereka menerimanya,” ujar Trump.
Namun, Ia juga kembali menegaskan ancaman terhadap Iran jika kesepakatan tidak tercapai, yang semakin menambah ketegangan di tengah proses diplomasi yang belum menemukan titik temu.
