Kenapa Ayatollah Khamenei Belum Juga Dimakamkan Iran? Ini Alasannya
Ketiadaan kepastian pemakaman mantan pemimpin tertinggi Iran, Ali Khamenei, memunculkan tanda tanya setelah lebih dari tujuh minggu sejak kematiannya akibat serangan gabungan Amerika Serikat dan Israel pada akhir Februari 2026.
Otoritas di Iran hingga kini belum menetapkan lokasi pemakaman resmi, di tengah situasi keamanan yang masih memanas akibat konflik dengan Amerika Serikat dan Israel.
Baca Juga: Pengisian Rudal dan Drone Dipercepat Iran di Tengah Ketegangan
Pemakaman Tertunda di Tengah Ancaman Keamanan
Pemerintahan Teheran yang kini dipimpin oleh Mojtaba Khamenei disebut tengah fokus menghadapi ancaman besar terhadap stabilitas negara, sehingga belum memprioritaskan prosesi pemakaman.
Situasi ini kontras dengan pemakaman Ruhollah Khomeini pada 1989, yang berlangsung selama beberapa hari dan dihadiri jutaan warga di Teheran.
Namun, kondisi perang yang masih berlangsung membuat pemandangan serupa sulit terwujud saat ini.
Seorang analis dari Foundation for Defense of Democracies, Behnam Taleblu, menilai para pejabat Iran enggan mengambil risiko dengan menggelar seremoni besar.
“Sederhananya, rezim terlalu takut dan terlalu lemah untuk mengambil risiko,” ujar Taleblu dalam analisisnya.
Ketakutan Akan Protes dan Serangan
Taleblu menyebut penundaan pemakaman ini mencerminkan kondisi internal Iran yang rapuh.
“Republik Islam suka berbicara besar soal menguasai jalanan, tetapi pemadaman internet selama 50 hari memberitahu Anda semua yang perlu Anda ketahui. Rezim takut akan konsekuensi jika kebenaran terungkap,” tutur Taleblu.
Menurut dia, ada kekhawatiran terhadap potensi serangan udara Israel maupun gelombang protes nasionalis jika seremoni besar digelar.
Selain itu, ketidakhadiran Mojtaba Khamenei di hadapan publik sejak kematian ayahnya turut menambah spekulasi.
Pemerintah Iran diperkirakan harus memberikan penjelasan terkait absennya sosok pemimpin baru tersebut jika pemakaman digelar dalam waktu dekat.
Baca Juga: Ingin Akhiri Perang dengan Bermartabat, Presiden Iran Tetap Singgung Hak Nuklir
Rencana Pemakaman yang Belum Terwujud
Pada awal Maret, kantor berita Fars News melaporkan bahwa Khamenei akan dimakamkan di Mashhad, yang merupakan kota kelahirannya dan terletak di dekat perbatasan dengan Turkmenistan.
Saat itu, pemerintah menyebut prosesi penghormatan terakhir akan berlangsung selama tiga hari, dengan jadwal pemakaman diumumkan kemudian.
Namun hingga kini, belum ada tanda-tanda seremoni tersebut akan dilaksanakan dalam waktu dekat.
