Proyeksi Meleset, Purbaya Sebut Bank Dunia Sudah Minta Maaf
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan bahwa World Bank telah menyampaikan permintaan maaf kepadanya terkait proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia yang dinilai terlalu rendah.
Seperti diketahui, dalam laporan East Asia and Pacific Economic Update April 2026 yang dirilis World Bank pada Rabu (9/4/2026), lembaga tersebut memperkirakan ekonomi Indonesia hanya tumbuh sebesar 4,7% pada 2026. Angka tersebut berada di bawah target pemerintah yang menetapkan pertumbuhan ekonomi sebesar 5,4%.
Baca Juga : Negara Rugi hingga Rp 234 Miliar, Polri Bongkar Penyelewengan BBM-LPG!
“Ada yang bilang pertumbuhan kita cuma 4,7% itu World Bank kan yah. Begitu kita ke sana dia minta maaf loh,” kata Purbaya di Gedung Juanda I Kemenkeu, Jakarta, Selasa (21/4/2026).
“Dia minta maaf karena bikin forecastnya dipublish sebelum diskusi dengan bos-nya di sana, jadi China marah, kita enggak marah, cuma saya bilang ya lu forecastnya terlalu rendah,” kata Purbaya.
Sebagai informasi, Purbaya menghadiri rangkaian pertemuan tahunan IMF-World Bank Spring Meeting yang berlangsung pekan lalu di Amerika Serikat. Dalam kesempatan tersebut, ia juga melakukan pertemuan langsung dengan pihak World Bank untuk membahas proyeksi ekonomi Indonesia.
Baca Juga : Gandeng Peruri, Bos BGN Buka Suara terkait Anggaran IT Rp 1,2T
Meski World Bank sempat menawarkan kemungkinan revisi terhadap proyeksi pertumbuhan ekonomi tersebut, Purbaya menyatakan tidak meminta perubahan angka proyeksi. Ia justru memilih untuk membuktikan bahwa estimasi tersebut keliru melalui kinerja ekonomi nasional.
“Mereka bilang jadi gimana kita revisi enggak, enggak usah saya akan membuktikan bahwa kamu salah. Dia ketawa ya saya doakan juga katanya,” ujar Purbaya.

[…] Proyeksi Meleset, Purbaya Sebut Bank Dunia Sudah Minta Maaf […]
[…] Baca Juga: Proyek Tak Tepat, Bank Dunia Disebut Purbaya Sudah Minta Maaf […]