Trump Perpanjang Gencatan, Militer AS Tetap Siaga
Presiden Donald Trump mengumumkan perpanjangan gencatan senjata antara Amerika Serikat dan Iran. Meski demikian, Komando Pusat Amerika Serikat atau United States Central Command (CENTCOM), menegaskan bahwa seluruh pasukan tetap berada dalam kondisi siaga.
CENTCOM menyampaikan pernyataan melalui media sosial, yang menegaskan kesiapan militer tetap dijaga. Pesan tersebut dirilis tidak lama setelah Trump mengumumkan perpanjangan masa gencatan senjata.
Baca Juga : Belum Ada Kesepakatan, Trump Pastikan Blokade Tetap Berjalan
Dalam unggahan tersebut, ditampilkan video yang memperlihatkan berbagai kekuatan militer AS, mulai dari pesawat tempur hingga kapal perang. Komandan CENTCOM, Laksamana Brad Cooper, juga terlihat memberikan keterangan dalam konferensi pers bersama Menteri Pertahanan AS, Pete Hegseth.
“Kami sedang mempersenjatai kembali. Kami sedang memperbarui peralatan, dan kami sedang menyesuaikan taktik, teknik, dan prosedur kami,” kata Cooper dalam konferensi pers itu dilansir Al Jazeera, Rabu (22/4/2026).
“Tidak ada militer di dunia yang menyesuaikan diri seperti yang kami lakukan, dan itulah yang sedang kami lakukan saat ini selama gencatan senjata,” sambungnya.
Iran Nilai Perpanjangan Gencatan Senjata Tak Bermakna
Sebelumnya, Trump menyatakan bahwa gencatan senjata dengan Iran akan diperpanjang. Namun, ia juga memastikan kebijakan blokade terhadap pelabuhan Iran tetap dilanjutkan oleh militer AS.
“Saya telah mengarahkan militer kami untuk melanjutkan blokade dan, dalam segala hal lainnya, tetap siap dan mampu,” kata Trump dilansir Al Jazeera, Rabu (22/4/2026).
Menanggapi pengumuman tersebut, penasihat Ketua Parlemen Iran, Mahdi Mohammadi, menyatakan bahwa keputusan sepihak dari pihak AS tidak memiliki arti bagi Iran.
Baca Juga : Iran Singgung Selat Malaka, Nasibnya Bisa Seperti Selat Hormuz
“Perpanjangan gencatan senjata Trump tidak berarti apa-apa,” kata Mohammadi, dilansir CNN.
Ia juga menilai langkah tersebut sebagai strategi Amerika Serikat untuk menunda waktu sebelum kemungkinan melanjutkan serangan militer ke wilayah Iran.
“Perpanjangan gencatan senjata Trump jelas merupakan taktik untuk mengulur waktu demi serangan mendadak. Saatnya bagi Iran untuk mengambil inisiatif telah tiba,” katanya.

[…] Trump Perpanjang Gencatan, Militer AS Tetap Siaga […]