Usai Bertemu Menkeu AS, Purbaya Ingatkan Konflik Iran Bisa Berkepanjangan
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengingatkan bahwa tantangan ekonomi global ke depan masih cukup besar di tengah ketidakpastian pasar yang belum mereda.
Ia menekankan pentingnya menjaga pertumbuhan ekonomi domestik sebagai fondasi utama menghadapi guncangan global.
“Jadi kita harus pastikan domestiknya tumbuh dengan bagus,” tegasnya.
Baca Juga: Rupiah Tembus Rp17.400, Purbaya Ikut Gubernur BI Temui Airlangga
Menurutnya, Indonesia memiliki keterbatasan dalam memengaruhi dinamika ekonomi global, sehingga penguatan dari dalam negeri menjadi kunci utama menjaga stabilitas.
Purbaya juga mengungkap pengalamannya saat menghadiri pertemuan tahunan IMF-World Bank pada April lalu, di mana ia sempat bertemu dengan Menteri Keuangan Amerika Serikat Scott Bessent.
Dalam pertemuan tersebut, Bessent memaparkan strategi Amerika Serikat untuk mencapai perdamaian dengan Iran.
Namun, Purbaya menilai pendekatan tersebut cenderung menempatkan Iran sebagai pihak yang kalah, sehingga berpotensi menyulitkan tercapainya kesepakatan damai dalam waktu dekat.
Ia pun memperkirakan konflik di Timur Tengah tidak akan segera berakhir dan bisa berlangsung lebih lama dari perkiraan awal.
“Pasti gak akan tercapai perjanjian itu, jadi kita harus siap dengan konflik berkepanjangan, saya dari awal pikirnya 1-2 bulan selesai perang, ternyata enggak,” ujarnya.
Baca Juga: Purbaya Jelaskan Sumber Dana untuk Gaji Kopdes, Disebut Tak Bebani APBN
