Rupiah Tembus Rp17.400, Prabowo Kumpulkan Otoritas Keuangan di Istana
Presiden Prabowo Subianto memanggil sejumlah pejabat otoritas keuangan hingga tokoh ekonomi senior ke Istana Negara, Jakarta, di tengah tekanan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat.
Sejumlah anggota Komite Stabilitas Sistem Keuangan hadir dalam pertemuan tersebut, termasuk Wakil Ketua Dewan Komisioner LPS Farid Azhar Nasution yang tiba lebih dulu.
Turut hadir Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan Friderica Widyasari Dewi, Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo, serta Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara.
Selain itu, hadir pula Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, Menteri Investasi Rosan Roeslani, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia, hingga Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto.
Baca Juga: Minyak Rusia Dikantongi RI 1 Tahun, Stok Energi Aman?
Sejumlah pejabat memilih irit bicara terkait agenda rapat yang akan dibahas.
“Nanti saja habis rapat,” kata Suahasil.
Airlangga juga enggan membeberkan isi pembahasan, termasuk terkait nilai tukar rupiah.
“Nanti ada beberapa yang dibahas tadi sudah kita bahas,” ujarnya.
Rupiah Melemah ke Level Terendah
Purbaya yang datang belakangan menyampaikan bahwa pemerintah tetap optimistis terhadap fundamental ekonomi Indonesia.
“Dengan pondasi ekonomi yang bagus gak terlalu sulit memperbaiki nilai tukar, tapi itu bukan kerjaan saya kerjaan nanti bank sentral yang menjelaskan gimana cara memperbaikinya,” paparnya.
Tekanan terhadap rupiah memang terus berlanjut dalam beberapa hari terakhir.
Berdasarkan data Refinitiv, rupiah ditutup melemah 0,26 persen ke level Rp17.410 per dolar AS pada perdagangan Selasa (5/5/2026).
Angka tersebut menjadi level penutupan terlemah sepanjang masa.
Sepanjang hari, rupiah bergerak di kisaran Rp17.380 hingga Rp17.445 per dolar AS, sekaligus memperpanjang tren pelemahan selama lima hari berturut-turut.
Baca Juga: Pemprov DKI Digandeng Danantara, Sampah Jakarta akan Diolah Jadi Listrik
Sementara itu, indeks dolar AS (DXY) terpantau menguat tipis 0,07 persen ke level 98,446, yang turut memberi tekanan terhadap mata uang negara berkembang, termasuk rupiah.

[…] Rupiah Tembus Rp17.400, Prabowo Kumpulkan Otoritas Keuangan di Istana […]