Jelang Usia 80 Tahun, Trump Klaim Kondisi Tubuhnya Masih Seperti Umur 50
Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengklaim kondisi kesehatannya tetap prima menjelang ulang tahunnya yang ke-80 pada Juni mendatang. Pernyataan itu disampaikan usai menjalani pemeriksaan kesehatan tahunan di Rumah Sakit Militer Walter Reed, Selasa (26/5/2026).
Trump menyebut hasil pemeriksaan medis yang dijalaninya menunjukkan kondisi tubuh yang sangat baik meski usianya terus bertambah.
“Semuanya berjalan sempurna,” tulis Trump melalui akun Truth Social miliknya saat kembali menuju Gedung Putih dari rumah sakit militer di pinggiran Washington.
Gedung Putih kemudian turut mengunggah foto Trump di media sosial dengan keterangan “KONDISI KESEHATAN SEMPURNA!”
Pemeriksaan medis tersebut menjadi yang ketiga sejak Trump kembali menjabat sebagai Presiden AS pada 2025. Pemeriksaan itu juga dilakukan di tengah meningkatnya perhatian publik terhadap kondisi fisiknya, mulai dari memar di tangan hingga beberapa momen ketika ia tampak mengantuk saat rapat resmi.
Baca Juga: Pungutan Tarif Top di Selat Hormuz Dibantah Iran, Ketegangan Meningkat
Simpang siur agenda pemeriksaan fisik
Sorotan terhadap kesehatan Trump semakin besar karena Gedung Putih dinilai tidak sepenuhnya transparan terkait rekam medis presiden. Pemeriksaan terbaru awalnya disebut sebagai pemeriksaan gigi dan medis tahunan, namun Trump kemudian menyebutnya sebagai pemeriksaan fisik enam bulanan.
Padahal, pemeriksaan kesehatan tahunan terakhir Trump sebelumnya dilakukan pada April 2025. Setelah itu, Trump juga sempat menjalani kunjungan rumah sakit yang tidak diumumkan pada Oktober lalu.
Trump sendiri beberapa kali membandingkan kondisi fisik dan mentalnya dengan mantan Presiden AS Joe Biden. Ia mengaku masih merasa bugar seperti puluhan tahun lalu.
“Saya merasa sama seperti 50 tahun yang lalu,” kata Trump dalam acara di Ruang Oval awal bulan ini.
Trump juga kembali bercanda soal kebiasaan makannya yang selama ini menjadi sorotan publik.
“Mungkin makanan cepat saji itu baik,” ujarnya.
Secara resmi, Trump tercatat memiliki tinggi badan 191 sentimeter dengan berat sekitar 101,6 kilogram. Ia juga beberapa kali mengklaim memperoleh nilai sempurna dalam tes kognitif yang dijalaninya.
Baca Juga: Iran Didekati Trump, Strategi Timteng Netanyahu Terancam Gagal
Deretan masalah medis Trump
Meski mengaku sehat, Trump sebelumnya diketahui mengalami insufisiensi vena kronis setelah sempat menjalani pemeriksaan akibat pembengkakan pada bagian kaki.
Kondisi tersebut merupakan gangguan pada pembuluh vena yang menyebabkan darah menumpuk sehingga memicu pembengkakan, kram, hingga perubahan pada kulit.
Publik juga beberapa kali melihat memar pada tangan kanan Trump yang biasanya ditutupi dengan riasan. Selain itu, ia sempat terlihat memiliki ruam pada bagian leher saat tampil di Ruang Oval.
Gedung Putih menjelaskan memar di tangan Trump disebabkan konsumsi aspirin yang menjadi bagian dari program kesehatan kardiovaskular rutin.
Dalam sejumlah kesempatan resmi, Trump juga terlihat memejamkan mata selama beberapa detik. Namun, ia membantah sedang tertidur dalam acara tersebut.
Setelah pemeriksaan kesehatannya pada Oktober lalu, Trump mengklaim hasil MRI menunjukkan kondisi kardiovaskularnya berada dalam keadaan sangat baik.
