Purbaya Optimistis Ekonomi RI Bisa Tumbuh Dekati 6% pada 2026
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa optimistis pertumbuhan ekonomi Indonesia pada 2026 dapat mendekati level 6%. Keyakinan tersebut didorong oleh harapan meredanya ketegangan geopolitik global, khususnya di kawasan Timur Tengah, yang selama ini turut memberi tekanan pada perekonomian dunia.
“Itu mah optimis banget loh itu. Kalau 5% sih pasti tahun ini mungkin saya harapkan bisa tumbuh mendekati 6%,” kata Purbaya kepada CNBC Indonesia dikutip Jumat (22/6/2026).
Baca Juga: Temui Prabowo, Pemadaman Bergilir di Jawa Disebut PLN Mulai Berkurang
Menurut Purbaya, apabila tensi geopolitik benar-benar mereda, maka ruang fiskal pemerintah akan semakin terbuka untuk mendorong akselerasi pertumbuhan ekonomi. Salah satu tekanan utama saat ini berasal dari kenaikan harga minyak dunia akibat konflik di Timur Tengah, yang berdampak pada meningkatnya beban subsidi energi.
“Saya pikir, saya harapkan nanti global economic condition sudah membaik, harga minyak dunia sudah tidak menjadikan lagi sehingga memberi ruang bagi kita untuk tumbuh lebih cepat. Karena uang yang tadi saya pakai untuk menutupi subsidi energi saya bisa alihkan ke tempat lain,” ujar Purbaya.
Ia menambahkan, kondisi tersebut akan membuat alokasi anggaran pemerintah menjadi lebih fleksibel untuk mendorong sektor-sektor produktif. Dengan demikian, pertumbuhan ekonomi nasional diharapkan dapat bergerak lebih cepat dibandingkan proyeksi sebelumnya.
Selain itu, Purbaya juga melihat adanya sinyal positif dari sisi konsumsi domestik yang menjadi salah satu penopang utama ekonomi Indonesia. Ia menyoroti data penjualan mobil yang kerap menjadi indikator daya beli masyarakat.
“Walaupun kemarin (pertumbuhan ekonomi kuartal satu) baru 5.6%, mungkin kuartal kedua akan melambat sedikit, tergantung datanya. Tadinya saya pikir melambat tapi ketika lihat angka penjualan mobil di bulan April kencang, mungkin nggak melambat juga,” ujar Purbaya.
Data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) mencatat penjualan wholesales mobil nasional pada April 2026 mencapai 80.776 unit, naik 31,8% dibandingkan Maret 2026 yang sebanyak 61.271 unit.
Lebih jauh, Purbaya menyebut pemerintah menargetkan pertumbuhan ekonomi yang lebih tinggi dan berkelanjutan sebagai fondasi menuju target jangka panjang 8% pada 2029. Ia menegaskan seluruh kebijakan ekonomi akan diarahkan untuk mencapai target tersebut.
Baca Juga: Purbaya Akui Terkecoh soal Anggaran Motor Listrik BGN Rp1 Triliun
“Bapak Presiden ingin menciptakan pertumbuhan ekonomi yang lebih cepat memberi fondasi yang lebih kuat menuju ke arah pertumbuhan 8% di 2029 nanti seperti yang selama ini dijanjikan oleh Bapak Presiden. Jadi semua arah ekonomi akan digerakkan. Arah kebijakan ekonomi akan ditujukan untuk mencapai tujuan tersebut,” tutur Purbaya.

[…] Purbaya Optimistis Ekonomi RI Bisa Tumbuh Dekati 6% pada 2026 […]