Prabowo Target Pendapatan Negara 2027 Capai Rp 3.426 Triliun
Presiden Prabowo Subianto menargetkan pendapatan negara dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2027 mencapai Rp 3.426 triliun.
Target tersebut meningkat 8,63 persen dibandingkan target pendapatan negara dalam APBN 2026 yang sebesar Rp 3.153,6 triliun.
Baca Juga: Korea Utara Raup Rp393 Triliun dari Perang Rusia Ukraina
Prabowo menyampaikan target tersebut saat membacakan pidato kenegaraan mengenai penyampaian Rancangan Undang-Undang (RUU) APBN 2027 di Gedung DPR, Jakarta, Jumat (14/8/2026).
“Pendapatan negara mencapai Rp 3.426 triliun,” kata Prabowo.
Selain pendapatan negara, pemerintah juga menargetkan kenaikan belanja negara pada 2027. Belanja negara dirancang mencapai Rp 4.097,2 triliun, meningkat dibandingkan alokasi dalam APBN 2026 yang sebesar Rp 3.842,7 triliun.
Dengan target pendapatan dan belanja tersebut, pemerintah merancang defisit APBN 2027 sebesar Rp 671,2 triliun. Angka itu setara dengan 2,40 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB).
Prabowo mengatakan, target defisit tersebut lebih rendah dibandingkan rencana defisit dalam APBN 2026.
Baca Juga: Utang Indonesia Tembus Rp10.293 Triliun, Krisis Fiskal?
“Angka defisit ini turun dari rencana pembiayaan di APBN tahun 2026, yaitu 689,1 triliun Rupiah, dengan defisit 2,68 persen Produk Domestik Bruto,” ujar Prabowo.
Target tersebut menunjukkan pemerintah berupaya menjaga defisit APBN tetap terkendali di tengah peningkatan kebutuhan belanja negara pada 2027.
