Bank Indonesia Pastikan Rupiah Stabil Menjelang Akhir Tahun
Bank Indonesia (BI) menyatakan mata uang rupiah tetap stabil menjelang penutupan tahun 2025. Gubernur BI Perry Warjiyo mengungkapkan bahwa nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat sepanjang Desember ini masih terkendali.
Perry Warjiyo menyampaikan bahwa pada 16 Desember 2025, rupiah berada di level Rp16.685 per dolar AS, posisi yang relatif stabil dibandingkan dengan akhir November lalu. Pernyataan ini disampaikannya dalam konferensi pers usai Rapat Dewan Gubernur BI di Jakarta, Senin (22/12/2025).
“Rupiah per 16 Desember 2025 berada di level Rp 16.685 /US$, relatif stabil dibanding akhir November,” kata Perry dikutip pada Selasa (23/12/2025).
Baca Juga: BI Tahan Suku Bunga Acuan 4,75% Pada Akhir 2025, Ini Alasannya! – Economix
Untuk menjaga stabilitas nilai tukar, BI secara aktif melakukan intervensi di berbagai pasar. Langkah-langkah tersebut mencakup intervensi di pasar Non-Deliverable Forward (NDF) lepas pantai (offshore) dan di dalam negeri, serta di pasar spot.
Bank sentral juga melakukan pembelian Surat Berharga Negara (SBN) di pasar sekunder.
Perry Warjiyo menambahkan bahwa stabilitas rupiah juga didukung oleh faktor eksternal, yaitu meningkatnya pasokan valuta asing dari korporasi.
Peningkatan ini merupakan dampak dari kebijakan Penguatan Devisa Hasil Ekspor Sumber Daya Alam (DHE SDA), yang turut berkontribusi menjaga nilai tukar tetap terkendali.
“BI menjaga stabilitas rupiah melalui intervensi di NDF, DNDF, spot dan beli SBN,” kata Perry.
Adapun rupiah menguat tipis terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan Selasa (23/12/2025). Berdasarkan data Bloomberg, rupiah menguat 0,01% ke level Rp 16.776 per dolar AS. Untuk diketahui, hal ini terjadi di tengah tekanan terhadap dolar Amerika Serikat yang melemah terhadap mayoritas mata uang utama dan regional.
Baca Juga: Utang Luar Negeri RI Turun Tipis Jadi Rp 7.062,7 Triliun pada Oktober 2025 – Economix

[…] Baca Juga : Rupiah Dipastikan Stabil, Bank Indonesia Ungkap Nilai Tukar Masih Terkendali […]