Perang Dagang Makin Panas, China Kenakan Bea Masuk Produk Susu UE
China mengumumkan akan memberlakukan bea masuk sementara pada “produk susu tertentu” yang diimpor dari Uni Eropa (UE), menandai eskalasi terbaru dalam perselisihan perdagangan bilateral yang telah merambah berbagai sektor.
Kementerian Perdagangan China dalam sebuah pernyataan, seperti dikutip AFP, menyatakan bea masuk yang berkisar antara 21,9% hingga 42,7% akan mulai berlaku pada Selasa (24/12). Tarif ini akan dikenakan pada berbagai produk, termasuk keju segar dan olahan, dadih, keju biru, serta beberapa jenis susu dan krim.
Kebijakan ini merupakan tindak lanjut dari penyelidikan anti-subsidi yang diluncurkan otoritas China pada Agustus 2024, menyusul permohonan dari Asosiasi Susu China. Meski investigasi resmi dijadwalkan selesai pada Februari 2025, keputusan sementara telah dikeluarkan lebih awal.
Baca Juga: Isu Taiwan Memanas, China Sanksi Mantan Pejabat Militer Jepang – Economix
“Temuan awal menunjukkan adanya hubungan antara subsidi Uni Eropa dan kerusakan substansial pada industri susu domestik China,” bunyi pernyataan Kementerian Perdagangan China dikutip pada Selasa (23/12/2025).
Langkah ini menjadi serangan dagang berturut-turut dari Beijing terhadap Brussels. Kebijakan ini diberlakukan hanya seminggu setelah China mengatakan akan mengenakan bea masuk anti-dumping permanen pada impor daging babi dari Uni Eropa selama lima tahun ke depan.
Bea masuk pada daging babi UE, yang mulai berlaku pada 17 Desember, ditetapkan pada kisaran 4,9% hingga 19,8%. Angka ini lebih rendah dari bea masuk sementara sebesar 15,6% hingga 62,4% yang telah diterapkan sejak September 2024.
Baca Juga: China Punya Peta Baru, Benarkah Mengincar Wilayah Rusia? – Economix

[…] Baca Juga : Susu UE Kena Bea Masuk ke China, Perang Dagang Semakin Memanas […]