Danantara Buka Expo, Rumah Mulai Rp120 Juta, DP 1%
Pemerintah bersama Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara) resmi menggelar Danantara Housing Expo 2026. Pameran ini menjadi salah satu upaya mendukung program pembangunan 3 juta rumah yang masuk dalam daftar prioritas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.
CEO Danantara Rosan P. Roeslani mengatakan, pameran tersebut dirancang untuk memperluas akses masyarakat terhadap hunian dengan harga yang lebih terjangkau. Selain menyediakan beragam pilihan rumah, Danantara juga menggandeng bank-bank Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) untuk menawarkan pembiayaan dengan skema yang kompetitif.
Baca Juga : Purbaya Ungkap Prioritas Belanja Negara di Tahun 2027
“Kalau kita lihat dari acara pada pagi hari ini, bervariasi dari harga tadi kita lihat bersama di harga Rp 120 juta sampai dengan yang tertinggi di level Rp 2 atau 3 miliar,” ujar Rosan dalam acara Danantara Housing Expo 2026 di NICE PIK 2, Jakarta, Kamis (27/8/2026).
Kebutuhan Hunian Masih Tinggi
Rosan mengungkapkan kebutuhan hunian di Indonesia masih sangat besar. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) per Maret 2026, terdapat sekitar 9,29 juta rumah tangga yang belum mempunyai rumah.
Selain itu, sekitar 18 juta rumah tangga masih menempati hunian yang belum memenuhi standar kelayakan. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa kebutuhan terhadap rumah layak huni masih menjadi persoalan penting yang perlu ditangani.
“Kita meng-cover semua segmen yang ada, dan tentunya dengan angka-angka tersebut menunjukkan memang kebutuhan rumah ini menjadi hal yang sangat prioritas,” sebutnya.
Menurut Rosan, Danantara bersama Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) akan terus mendorong penyediaan hunian yang memenuhi standar kelayakan bagi masyarakat.
Danantara Housing Expo 2026 berlangsung selama empat hari, yakni 27-30 Agustus 2026. Penyelenggara menargetkan jumlah pengunjung yang datang mencapai lebih dari 50.000 orang.
Dalam pameran tersebut tersedia lebih dari 120.000 pilihan properti yang ditawarkan oleh lebih dari 130 developer, baik BUMN maupun swasta. Properti tersebut dibagi ke dalam tiga kategori, yaitu First Home, Family Home, dan Premium Living.
“Tadi kita lihat juga sudah ada 10 rumah contoh. BUMN sendiri ada 12 developer BUMN yang membawakan kurang lebih 16.559 unit dari 98 proyek yang tersebar di 23 provinsi dengan nilai inventori 9,79 triliun rupiah. Terdiri dari masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) 6.611 unit dan non-MBR 9.948 unit,” jelasnya.
DP Rumah Mulai 1 Persen
Selain pilihan properti yang beragam, Danantara juga menawarkan fasilitas pembiayaan melalui bank-bank Himbara. Salah satu skema yang ditawarkan adalah uang muka atau down payment (DP) mulai 1 persen.
Baca Juga : Purbaya Buka Suara Dampak APBN 2025 Terhadap Kesejahteraan Warga
Sementara itu, suku bunga kredit ditawarkan mulai 2,75 persen per tahun dengan skema fixed yang kemudian meningkat secara bertahap sesuai ketentuan pembiayaan.
Rosan mengatakan tenor pembiayaan juga dibuat lebih panjang agar cicilan rumah dapat lebih terjangkau. Jika umumnya kredit perbankan diberikan untuk jangka waktu 10-15 tahun, dalam program ini tenor dapat mencapai 30 bahkan hingga 40 tahun.
“Tenor juga, mungkin selama ini di perbankan hanya 10 tahun atau 15 tahun, kita bisa berikan sampai 30 tahun bahkan 40 tahun. Dan yang paling penting, ini juga bebas biaya administrasi, provisi, dan appraisal,” tutupnya.
