Purbaya Ungkap Dampak APBN 2025 terhadap Kesejahteraan Warga
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyebut pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) yang tepat mampu memberikan dampak terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Hal itu disampaikan Purbaya saat menghadiri Sidang Rapat Paripurna DPR RI ke-3 Masa Persidangan I Tahun Sidang 2026-2027 yang membahas Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Pertanggungjawaban atas Pelaksanaan APBN Tahun Anggaran 2025 di Gedung DPR RI, Jakarta, Kamis (27/8/2026).
Purbaya mengatakan, kebijakan fiskal yang tetap ekspansif membantu perekonomian Indonesia bertahan di tengah tekanan ekonomi global.
Baca Juga: Pembukaan Dapur Baru MBG DItunda BGN, Fokus Benahi 27.000 SPPG
Menurutnya, kondisi tersebut tercermin dari pertumbuhan ekonomi Indonesia yang mampu mencapai 5,11 persen pada 2025, dengan inflasi yang tetap terkendali dan defisit anggaran yang terjaga.
“Perekonomian Indonesia tahun 2025 tumbuh 5,11 persen dengan inflasi terjaga di level 2,92 persen dan defisit anggaran pada 2,81 persen dari PDB,” ujar Purbaya.
Selain menjaga pertumbuhan ekonomi, Purbaya menyebut dampak APBN juga terlihat dari perbaikan sejumlah indikator kesejahteraan masyarakat.
Salah satunya adalah tingkat pengangguran yang mengalami penurunan pada 2025 dibandingkan tahun sebelumnya.
“Terjaganya resiliensi perekonomian Indonesia didukung kebijakan fiskal yang efektif telah mendorong perbaikan kesejahteraan masyarakat dengan tingkat pengangguran menjadi 4,85 persen pada Agustus 2025 lebih rendah dibanding Agustus 2024 mencapai 4,91 persen,” tuturnya.
Purbaya juga mengatakan angka kemiskinan Indonesia terus mengalami penurunan sepanjang 2025.
“Tingkat kemiskinan yang juga turun menjadi 8,25 persen pada September 2025 lebih rendah dibanding September 2024 mencapai 8,57 persen,” kata Purbaya.
Baca Juga: Target Tersisa 254 Perusahaan, Danantara Pangkas BUMN
Menurutnya, capaian tersebut menunjukkan bahwa APBN tidak hanya berfungsi sebagai instrumen pengelolaan keuangan negara, tetapi juga menjadi alat untuk menjaga stabilitas ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Purbaya menegaskan, pemerintah akan terus menggunakan APBN untuk memperkuat ketahanan ekonomi nasional hingga Indonesia mampu mencapai target sebagai negara maju.
“Capaian ini merupakan wujud nyata dari kerja keras dan kolaborasi solid dalam mewujudkan tujuan bangsa yaitu membangun Indonesia sebagai negara maju, adil dan beradab,” tutur Purbaya.
