Israel Keluarkan Peringatan Darurat, Konflik Lebanon Memanas
Ketegangan kembali meningkat di wilayah perbatasan selatan Lebanon, setelah militer Israel mengeluarkan peringatan darurat kepada warga sipil. Situasi ini memunculkan kekhawatiran akan potensi eskalasi baru di tengah kondisi gencatan senjata yang masih rapuh dengan kelompok Hizbullah.
Dikutip dari Reuters, dalam pernyataan pada Minggu (3/5/2026), militer Israel mengimbau warga di 11 kota dan desa di wilayah selatan Lebanon untuk segera meninggalkan tempat tinggal mereka. Penduduk diminta bergerak menuju area terbuka dengan jarak minimal 1.000 meter sebagai langkah antisipasi.
Baca Juga : Perkuat Produksi Dalam Negeri, Bahlil Targetkan Impor Solar Dihentikan
Peringatan tersebut disampaikan sebagai bagian dari langkah pencegahan di tengah berlangsungnya operasi militer di kawasan tersebut. Militer Israel menyebut operasi ini dilakukan sebagai respons atas dugaan pelanggaran kesepakatan gencatan senjata oleh Hizbullah.
Selain itu, pihak militer juga mengingatkan bahwa siapa pun yang berada di sekitar pejuang atau fasilitas milik Hizbullah berisiko tinggi terdampak serangan.
Di lapangan, serangan Israel dilaporkan terus berlangsung di sejumlah titik di Lebanon selatan. Pasukan Israel juga masih menempati sebagian wilayah di kawasan tersebut, termasuk melakukan penghancuran bangunan yang diklaim sebagai bagian dari infrastruktur Hizbullah.
Di sisi lain, kelompok yang mendapat dukungan dari Iran itu tetap melancarkan serangan balasan menggunakan drone dan roket. Target serangan tidak hanya terbatas pada pasukan Israel di wilayah Lebanon, tetapi juga menjangkau kawasan utara Israel.
Baca Juga : Penjualan Senjata ke Timur Tengah Disetujui AS, Kenapa?

[…] Israel Keluarkan Peringatan Darurat, Konflik Lebanon Memanas […]