Ketegangan Memuncak: AS Kejar Kapal Minyak Venezuela
Ketegangan terjadi di perairan internasional dekat Venezuela meningkat pada Minggu (21/12/2024) waktu setempat ketika Penjaga Pantai Amerika Serikat (US Coast Guard) melakukan pengejaran terhadap kapal tanker Bella 1 setelah upaya pencegatan awal yang gagal.
Kapal ini sedang menuju Venezuela untuk mengangkut minyak dan berada di bawah sanksi AS karena keterkaitannya dengan minyak Iran, termasuk dalam apa yang disebut militer sebagai “armada bayangan” (shadow fleet) yang mengangkut minyak dari negara-negara yang disanksi.
“Penjaga Pantai AS sedang aktif mengejar kapal armada gelap yang merupakan bagian dari penghindaran sanksi ilegal Venezuela,” kata seorang pejabat AS dikutip Senin (22/12/2025).
Pihak militer menambahkan kapal tersebut diketahui mengibarkan bendera palsu, dan surat perintah penyitaan telah diperoleh dari pengadilan. Pengejaran terjadi setelah kru Bella 1 menolak berhenti ketika personel Penjaga Pantai mencoba melakukan pemeriksaan di atas kapal.
Baca Juga: Trump Perintahkan Blokade Kapal Tanker Minyak Venezuela – Economix
Insiden ini menjadi eskalasi besar dalam upaya pemerintahan Presiden Donald Trump memperketat blokade terhadap industri minyak Venezuela.
Aksi ini merupakan operasi kedua dalam dua hari berturut-turut; pada Sabtu, Penjaga Pantai AS berhasil mencegat kapal tanker Centuries, yang membawa minyak Venezuela yang disanksi.
Juru bicara Gedung Putih, Anna Kelly, menyatakan bahwa AS tetap fokus mencegah pergerakan minyak ilegal, sementara Menteri Keamanan Dalam Negeri AS, Kristi Noem, mengunggah video helikopter militer yang terbang di atas kapal tanker, menegaskan bahwa AS tidak akan berhenti memburu minyak ilegal yang diduga mendanai narkoterorisme di kawasan tersebut.
Langkah agresif ini menyusul perintah Presiden Trump untuk melakukan blokade total terhadap tanker yang keluar masuk Venezuela.
Trump menuduh pemimpin Venezuela, Nicolas Maduro, menggunakan keuntungan minyak untuk membanjiri AS dengan obat-obatan terlarang dan migran.
Venezuela mengecam tindakan ini, menyebutnya sebagai ancaman serius. Wakil Presiden Venezuela, Delcy Rodriguez, menegaskan negaranya menolak pencurian dan pembajakan terhadap kapal swasta pengangkut minyak mereka dan berencana membawa kasus ini ke Dewan Keamanan PBB serta organisasi multilateral lainnya.
Saat ini, sebagian besar minyak Venezuela dijual ke China. Pejabat AS menyebut bahwa kargo di kapal Skipper (disita 10 Desember) dan Centuries pada akhirnya ditujukan untuk pasar Asia.
Baca Juga: Trump Tegaskan Tidak Perlu Persetujuan Kongres untuk Serangan ke Venezuela – Economix

hiks
[…] Ketegangan Memuncak: AS Kejar Kapal Minyak Venezuela […]
[…] Baca Juga: Ketegangan Memuncak: AS Kejar Kapal Minyak Venezuela – Economix […]