Menlu Vietnam Puji Kepemimpinan Prabowo di Indonesia
Menteri Luar Negeri Vietnam Lê Hoài Trung menyampaikan apresiasi atas berbagai capaian yang diraih Indonesia di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto.
Ia juga meyakini Indonesia akan terus mencatat kemajuan dalam mewujudkan target-target pembangunan nasional yang telah ditetapkan.
Pernyataan tersebut disampaikan Trung dalam Joint Commission on Bilateral Cooperation (JCBC) Indonesia-Vietnam yang berlangsung di Gedung Pancasila, Jakarta, Selasa (14/7/2026).
“Kami mengucapkan selamat kepada rakyat dan Pemerintah Indonesia atas berbagai pencapaian yang telah diraih, terutama di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo. Kami yakin rakyat Indonesia, di bawah kepemimpinan Presiden dan Pemerintah Anda, akan mencapai lebih banyak keberhasilan dalam mewujudkan seluruh tujuan pembangunan yang telah ditetapkan,” ungkap Trung.
Selain menyampaikan apresiasi, Trung menegaskan kesiapan Vietnam untuk mempercepat implementasi Kemitraan Strategis Komprehensif dengan Indonesia.
Kerja sama tersebut mencakup berbagai sektor, mulai dari ekonomi, pertahanan, keamanan, hingga peningkatan konektivitas melalui perdagangan, investasi, dan hubungan antar masyarakat.
Baca Juga: Uji Coba Sistem Pajak Kolaboratif Dipelopori Pertamina
Perdagangan RI-Vietnam Berpotensi Lampaui Target
Trung menilai hubungan ekonomi Indonesia dan Vietnam terus menunjukkan perkembangan positif.
Menurut dia, nilai perdagangan kedua negara berpotensi mencapai bahkan melampaui target yang telah ditetapkan.
“Mengenai perdagangan, saya diberi tahu bahwa target US$18 miliar bahkan mungkin dapat dicapai tahun ini, bahkan melampaui target yang telah kita tetapkan,” ujar Trung.
Senada dengan itu, Menteri Luar Negeri RI Sugiono mengatakan Indonesia dan Vietnam sepakat memperkuat kerja sama ekonomi guna menjaga momentum pertumbuhan perdagangan dan investasi.
“Kami menegaskan kembali komitmen untuk mencapai target perdagangan bilateral sebesar US$18 miliar pada 2028. Untuk mempertahankan momentum positif ini, kami sepakat memperkuat kerja sama perdagangan dan investasi serta menghapus seluruh hambatan yang dihadapi pelaku usaha di kedua negara,” kata Sugiono.
Ia menambahkan, kedua negara berkomitmen menindaklanjuti berbagai perjanjian dan nota kesepahaman (MoU) yang telah disepakati agar memberikan manfaat nyata bagi pelaku usaha maupun masyarakat.
Baca Juga: Purbaya Sebut Koperasi Jadi Penggerak Ekonomi Inklusif Nasional
Perkuat Kerja Sama Politik dan Keamanan
Dalam pertemuan JCBC ke-6 tersebut, Indonesia dan Vietnam juga menandatangani Rencana Aksi Implementasi Kemitraan Strategis Komprehensif yang akan menjadi pedoman kerja sama bilateral selama lima tahun mendatang.
Kesepakatan ini merupakan tindak lanjut dari peningkatan hubungan kedua negara menjadi Kemitraan Strategis Komprehensif pada tahun sebelumnya.
Selain sektor ekonomi, kedua negara memperkuat kerja sama di bidang politik dan keamanan. Fokus kerja sama mencakup implementasi perjanjian Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE), keamanan maritim, pemberantasan penangkapan ikan ilegal atau IUU Fishing, serta penanganan berbagai bentuk kejahatan lintas negara termasuk narkotika.
Trung juga menyoroti peningkatan konektivitas antara Indonesia dan Vietnam yang ditandai dengan bertambahnya rute penerbangan langsung yang menghubungkan Hanoi, Ho Chi Minh City, dan Da Nang dengan Jakarta, Bali, Medan, serta Surabaya.
“Dengan semakin banyaknya penerbangan langsung, jumlah wisatawan Indonesia yang berkunjung ke Vietnam melonjak sekitar 30% pada empat bulan pertama 2026,” kata Trung.
Kedua menteri juga menegaskan komitmen untuk terus memperkuat koordinasi di ASEAN dan berbagai forum internasional guna menjaga stabilitas kawasan yang dinilai menjadi fondasi penting bagi pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan bersama.
