Prabowo Ungkap Dampak MBG ke Petani dan Nelayan Mulai Terasa
Presiden Prabowo Subianto menilai program Makan Bergizi Gratis (MBG) memberikan dampak langsung bagi petani dan nelayan.
Melalui program ini, hasil produksi mereka kini memiliki kepastian pasar yang sebelumnya tidak selalu tersedia.
Baca Juga : Biaya Perang Iran Tembus Lebih dari 400T, Anggaran Militer AS Tertekan
“Petani yang sebelumnya hasil panennya tidak terbeli. Saat panen mangga, misalnya, tidak diambil hingga rusak di kebun. Panen tidak terserap, tengkulak datang dan banting harga. Tidak mungkin rakyat kita sejahtera. Sekarang kita ubah, hampir semua petani dan nelayan punya jaminan pasar,” ujar Prabowo dalam groundbreaking 13 Proyek Hilirisasi Nasional Fase II di Cilacap, Jawa Tengah, Rabu (29/4/2026), dikutip dari siaran YouTube Sekretariat Presiden.
SPPG Dorong Lapangan Kerja Baru
Selain menjamin penyerapan hasil produksi, Prabowo juga menyoroti peran Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur MBG di desa-desa yang turut menciptakan peluang kerja baru bagi masyarakat.
Meski diakui masih terdapat sejumlah kekurangan dalam implementasinya, pemerintah berkomitmen untuk terus melakukan evaluasi dan penyempurnaan agar manfaat program ini semakin optimal.
Jangkauan Penerima Capai Puluhan Juta
Berdasarkan data per 3 Maret 2026, jumlah penerima manfaat MBG telah mencapai lebih dari 61 juta orang, dengan sekitar 49 juta di antaranya merupakan siswa sekolah.
“Saudara-saudara, kita jangan jadi bangsa yang rendah diri. Banyak negara sekarang belajar MBG dari kita. Di mana ada negara yang bisa memberi makan lebih dari 60 juta orang lima kali seminggu,” ujar Prabowo.
Baca Juga : 13 Proyek Hilirisasi Diresmikan, Siapa Pemiliknya?
Ia menegaskan bahwa pemerintah akan terus melanjutkan program ini sebagai bagian dari upaya mendistribusikan kembali manfaat kekayaan negara kepada masyarakat luas.
“Kita sudah menghasilkan MBG (untuk) puluhan juta (orang). Dan kita akan teruskan sampai selesai. Banyak kekurangan kita selesaikan, tapi kita sudah merasakan manfaatnya,” ujar Prabowo.
