Eropa Siap Cabut Sanksi Iran Usai Kesepakatan Damai
Inggris, Perancis, Jerman, dan Italia menyatakan kesiapan mereka untuk mencabut sanksi terhadap Iran setelah tercapainya kesepakatan damai antara Amerika Serikat dan Teheran guna mengakhiri konflik di Timur Tengah.
Pernyataan bersama tersebut dirilis pada Minggu (14/6/2026) dan menegaskan dukungan negara-negara Eropa terhadap upaya penyelesaian diplomatik jangka panjang.
“Kami akan bekerja secara intensif dengan AS, Iran, dan mitra regional untuk memanfaatkan momen ini, mempertahankan momentum, serta mencapai penyelesaian diplomatik jangka panjang,” bunyi pernyataan itu, dikutip dari AFP.
“Iran sama sekali tidak boleh memiliki senjata nuklir. Kami siap bekerja sama dengan AS, Iran, dan IAEA (Badan Energi Atom Internasional) untuk mencapai tujuan ini,” tambah pernyataan tersebut.
Baca Juga : Perkuat Rupiah, BI dan Bank Sentral China Jalin Kerja Sama Baru!
AS-Iran Capai Kesepakatan Damai
Sebelumnya, Amerika Serikat dan Iran mengumumkan kesepakatan damai untuk menghentikan seluruh operasi militer secara permanen di berbagai front konflik, termasuk Lebanon.
Pengumuman pertama kali disampaikan Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif melalui akun media sosial X miliknya.
Presiden Amerika Serikat Donald Trump kemudian menegaskan kesepakatan tersebut pada Minggu (14/6/2026), bertepatan dengan perayaan ulang tahunnya yang ke-80.
“Perjanjian dengan Republik Islam Iran kini telah resmi rampung,” tegas Trump.
“Dengan ini saya memberikan otoritas penuh untuk membuka kembali jalur Selat Hormuz tanpa pungutan biaya tol. Bersamaan dengan itu, saya juga mengizinkan pencabutan segera atas blokade maritim yang digelar Angkatan Laut Amerika Serikat. Kapal-kapal dagang di seluruh dunia, nyalakan mesin Anda. Biarkan minyak kembali mengalir!” lanjut Trump.
Pemerintah Iran melalui Wakil Menteri Luar Negeri Kazem Gharibabadi juga mengonfirmasi bahwa kesepakatan tersebut mengakhiri konfrontasi bersenjata langsung antara kedua negara.
“Deklarasi penghentian perang secara permanen dan berlaku seketika telah resmi diumumkan di seluruh front, tidak terkecuali di Lebanon,” ungkap Gharibabadi melalui siaran televisi nasional Iran.
Baca Juga : Sepakat! AS-Iran Resmi Damai, Selat Hormuz akan Dibuka!
Penandatanganan Damai 19 Juni
Prosesi penandatanganan resmi perjanjian damai dijadwalkan berlangsung pada Jumat (19/6/2026) di Swiss.
Wakil Presiden Amerika Serikat JD Vance disebut berencana menghadiri acara tersebut.
Namun, ia belum dapat memastikan apakah Trump juga akan hadir secara langsung dalam penandatanganan itu.
“Saya tentu berencana untuk hadir, tetapi ada kemungkinan presiden sendiri juga akan hadir,” kata Vance kepada Fox News saat ditanya mengenai agenda tersebut.
