Purbaya Beberkan Harga Asli LPG 3 Kg, Ternyata Bukan Rp19.000
Menteri Keuangan RI Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan harga keekonomian sebenarnya dari Liquefied Petroleum Gas (LPG) subsidi 3 kilogram yang selama ini beredar di masyarakat.
Ia menjelaskan, harga LPG 3 kg yang dibayar masyarakat saat ini tidak sepenuhnya mencerminkan harga pasar karena pemerintah memberikan subsidi melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).
Baca Juga: Ini Tindakan RI kala 2 Kapal Pertamina Tertahan di Selat Hormuz
Pemerintah, kata dia, selama ini menanggung selisih antara harga keekonomian energi dengan harga jual kepada masyarakat agar tetap terjangkau.
“Selama ini pemerintah menanggung selisih harga keekonomian dan harga yang dibayarkan masyarakat melalui pemberian subsidi energi non energi,” tutur Purbaya saat rapat kerja dengan Komisi XI DPR beberapa waktu lalu, Minggu (15/3/2026).
Subsidi tersebut membuat harga LPG 3 kg yang diterima masyarakat jauh lebih rendah dibandingkan biaya produksi atau harga sebenarnya di pasar energi.
Di lapangan, harga jual LPG 3 kg sendiri masih mengikuti kebijakan Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah daerah.
Berdasarkan pantauan pada 7 Oktober 2025 di salah satu pangkalan LPG di wilayah Tangerang Selatan, harga jual LPG 3 kg di tingkat pangkalan masih berada di angka Rp 19.000 per tabung.
Salah satu contohnya terlihat di Pangkalan LPG Ayanih di Tangerang Selatan yang menjual tabung gas melon tersebut sesuai ketentuan pemerintah.
“(Harga LPG 3 kg) Rp 19.000,” ujar penjaga pangkalan tersebut.
Namun harga bisa berbeda ketika LPG dijual melalui pengecer atau subpangkalan. Di tingkat pengecer, harga biasanya sedikit lebih tinggi karena sudah termasuk biaya distribusi atau pengantaran kepada konsumen.
Baca Juga: Soal Nasib Kapal Tanker di Selat Hormuz, Bos Pertamina Buka Suara
Sebagai contoh, di Toko Jejen yang berperan sebagai pengecer LPG, harga jual LPG 3 kg tercatat sekitar Rp 22.000 per tabung.
“(Harga LPG 3 kg) Rp 22.000, diantar,” kata penjaga toko itu.
Perbedaan harga antara pangkalan dan pengecer umumnya dipengaruhi oleh biaya operasional tambahan seperti distribusi dan layanan pengantaran kepada pelanggan.

[…] Purbaya Beberkan Harga Asli LPG 3 Kg, Ternyata Bukan Rp19.000 […]
[…] Baca Juga: Harga Asli LPG DIbeberkan Purbaya, Ternyata Bukan Rp 19.000 […]
[…] Baca Juga: Purbaya Sebut LPG 3 Kg Bukan Rp19.000, Beberkan Harga Aslinya […]