Purbaya Klaim Ekonomi RI Mulai Pulih, Mal hingga Pasar Tradisional Ramai Lagi
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyebut kondisi ekonomi Indonesia mulai menunjukkan tanda-tanda kebangkitan meskipun pemulihannya belum sepenuhnya merata di semua sektor.
Baca Juga: 1.098 Sapi Kurban Iduladha Disalurkan Prabowo, Anggaran Capai Rp100 Miliar
Menurut Purbaya, indikasi kebangkitan ekonomi dapat terlihat dari meningkatnya aktivitas masyarakat di pusat perbelanjaan hingga pasar tradisional di berbagai daerah.
“Di Jogja rame, di Surabaya rame, di Bandung rame, di Jakarta juga ke mal rame, di Pasar tradisional juga rame,” kata Purbaya di Kantor Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan, Jakarta, Rabu (27/5/2026).
Ia menilai masih ada pihak yang menganggap kondisi ekonomi lesu karena melihat aktivitas di lokasi tertentu yang memang tidak ramai pada waktu-waktu tertentu.
“Mungkin kalau dibilang ada tempat yang gak rame, pasti ada. Apalagi kalau diambil fotonya jam 2 malam,” jelasnya.
Purbaya mengatakan ekonomi nasional saat ini masih mempertahankan momentum pertumbuhan di atas 5 persen. Namun, ia mengakui dampak pertumbuhan tersebut belum sepenuhnya dirasakan secara merata oleh seluruh lapisan masyarakat maupun sektor usaha.
Baca Juga: 150 Ribu Peserta Ditargetkan, Program Magang Nasional 2026 Dibuka Juli
“Cuman gitu, ekonomi kan mungkin gak belum sempurna 100%. Ini kan kita baru mulai bangkit dari pertemuan yang lambat ke pertemuan yang lebih cepat. Perlu waktu menyebarkan ekonomi secara merata,” paparnya.Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyebut kondisi ekonomi Indonesia mulai menunjukkan tanda-tanda kebangkitan meskipun pemulihannya belum sepenuhnya merata di semua sektor.
Baca Juga: 1.098 Sapi Kurban Iduladha Disalurkan Prabowo, Anggaran Capai Rp100 Miliar
Menurut Purbaya, indikasi kebangkitan ekonomi dapat terlihat dari meningkatnya aktivitas masyarakat di pusat perbelanjaan hingga pasar tradisional di berbagai daerah.
“Di Jogja rame, di Surabaya rame, di Bandung rame, di Jakarta juga ke mal rame, di Pasar tradisional juga rame,” kata Purbaya di Kantor Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan, Jakarta, Rabu (27/5/2026).
Ia menilai masih ada pihak yang menganggap kondisi ekonomi lesu karena melihat aktivitas di lokasi tertentu yang memang tidak ramai pada waktu-waktu tertentu.
“Mungkin kalau dibilang ada tempat yang gak rame, pasti ada. Apalagi kalau diambil fotonya jam 2 malam,” jelasnya.
Purbaya mengatakan ekonomi nasional saat ini masih mempertahankan momentum pertumbuhan di atas 5 persen. Namun, ia mengakui dampak pertumbuhan tersebut belum sepenuhnya dirasakan secara merata oleh seluruh lapisan masyarakat maupun sektor usaha.
Baca Juga: 150 Ribu Peserta Ditargetkan, Program Magang Nasional 2026 Dibuka Juli
“Cuman gitu, ekonomi kan mungkin gak belum sempurna 100%. Ini kan kita baru mulai bangkit dari pertemuan yang lambat ke pertemuan yang lebih cepat. Perlu waktu menyebarkan ekonomi secara merata,” paparnya.

[…] Baca Juga : Purbaya Klaim Ekonomi RI Mulai Pulih, Mal hingga Pasar Ramai […]
[…] Baca Juga: Ekonomi RI Diklaim Purbaya Mulai Pulih, Mal hingga Pasar Tradisional Ramai Lagi […]