Rosan Ungkap 6 Proyek Hilirisasi Fase 3 Senilai Rp170 Triliun Sedang Disiapkan
Menteri Investasi dan Hilirisasi sekaligus Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) dan CEO Danantara Indonesia, Rosan P. Roeslani, mengungkapkan bahwa pemerintah tengah mempersiapkan fase ketiga dari program hilirisasi nasional.
Ia menyebutkan bahwa pada tahap berikutnya akan ada enam proyek baru yang dirancang untuk memperkuat industri hilir dalam negeri. Nilai investasi yang disiapkan untuk fase ketiga tersebut diperkirakan jauh lebih besar dibandingkan fase sebelumnya.
Baca Juga : Prabowo Tegaskan MBG Tidak Akan Berhenti!
“Fase 3, enam proyek lagi mungkin kurang lebih nilainya itu lebih besar (dari fase-2). Kurang lebih hampir US$ 10 miliar atau Rp170 triliunan,” terang Rosan usai peresmian 13 proyek hilirisasi di Cilacap, Jawa Tengah, Rabu (29/4/2026).
Kelanjutan dari Fase 1 dan Fase 2 Hilirisasi
Sebagai informasi, pada hari yang sama Presiden Prabowo Subianto meresmikan pembangunan atau groundbreaking 13 proyek hilirisasi fase kedua dengan nilai investasi sekitar Rp116 triliun.
Program tersebut merupakan lanjutan dari fase pertama yang sebelumnya mencakup 11 proyek hilirisasi di berbagai sektor strategis. Dengan berlanjutnya fase kedua dan rencana fase ketiga, pemerintah menargetkan percepatan pengembangan industri berbasis sumber daya alam di dalam negeri.
Rencana pembangunan enam proyek pada fase ketiga ini menunjukkan komitmen pemerintah untuk terus memperluas hilirisasi di berbagai sektor.
Selain meningkatkan nilai tambah komoditas nasional, proyek-proyek tersebut diharapkan dapat memperkuat struktur industri dalam negeri sekaligus membuka peluang kerja baru bagi masyarakat.
Baca Juga : RI Potensi Hemat Impor Rp 21T dengan Bangun 2 Proyek Kilang Bensin
