Sejak Blokade Dimulai, AS Cegat 8 Kapal Tanker Iran
Delapan kapal tanker minyak yang terkait dengan Iran dilaporkan telah dicegat oleh pasukan angkatan laut Amerika Serikat sejak diberlakukannya blokade laut pada awal pekan ini.
Laporan tersebut disampaikan The Wall Street Journal yang mengutip pejabat AS, di tengah klaim bahwa Washington telah menghentikan aktivitas perdagangan laut Iran.
Baca Juga: Bagaimana Hasil Negosiasi Lebanon dan Israel di Washington?
Mengutip laporan tersebut, pasukan AS disebut mencegat kapal-kapal yang mencoba masuk atau keluar dari pelabuhan Iran sejak blokade dimulai.
“Pasukan angkatan laut AS telah mencegat delapan kapal tanker minyak yang memasuki atau meninggalkan pelabuhan Iran sejak dimulainya blokade pada hari Senin lalu,” ungkap laporan itu.
Dalam setiap kejadian, awak kapal dihubungi melalui radio dan diminta untuk berbalik arah tanpa dilakukan pemeriksaan langsung.
“Pasukan menghubungi awak kapal melalui komunikasi radio dan menginstruksikan mereka untuk berbalik arah,” tulis laporan, seraya menambahkan bahwa kapal-kapal tersebut mematuhi instruksi.
Dua kapal pertama yang dicegat diketahui berangkat dari pelabuhan Chabahar di Teluk Oman dan dihentikan oleh kapal perusak AS. Selain itu, AS juga menggunakan pesawat patroli maritim P-8 untuk mendukung operasi tersebut.
Blokade ini diumumkan oleh Presiden AS Donald Trump setelah perundingan dengan Iran di Pakistan gagal mencapai kesepakatan.
Sementara itu, Komando Pusat AS atau United States Central Command menegaskan bahwa blokade telah diterapkan sepenuhnya dan berdampak langsung terhadap aktivitas ekonomi Iran.
Baca Juga: 6 Kapal Terpaksa Putar Haluan, karena Blokade AS di Hormuz
Kepala CENTCOM Brad Cooper menyebut sebagian besar ekonomi Iran bergantung pada perdagangan laut.
“Dalam waktu kurang dari 36 jam sejak blokade diterapkan, pasukan AS telah sepenuhnya menghentikan perdagangan ekonomi yang masuk dan keluar Iran melalui laut,” ujar Cooper.
