Trump Peringatkan Iran Bisa Serang AS dan Eropa Jika Punya Nuklir
Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump memperingatkan Iran berpotensi menyerang negara-negara Barat, termasuk AS dan Eropa, apabila Teheran berhasil mengembangkan senjata nuklir.
Pernyataan tersebut disampaikan Trump dalam wawancara dengan Fox News yang dilaporkan pada Minggu (30/8/2026). Menurut Trump, Iran akan menggunakan senjata nuklir jika suatu saat berhasil memilikinya.
“Jika mereka memiliki senjata nuklir, mereka akan menembakkannya,” kata Trump.
Baca Juga: 700 BUMN Rencana Ditutup Lagi, Negara Hemat Rp100 Triliun
Trump kemudian menggambarkan skenario buruk yang menurutnya dapat terjadi apabila Iran memiliki kemampuan nuklir. Ia menyebut Israel menjadi salah satu pihak yang paling terancam, bahkan menyatakan kawasan Timur Tengah dapat mengalami kehancuran.
“Jadi saya pikir Timur Tengah pada dasarnya akan hilang, tetapi Israel pasti akan hilang,” ujar Trump.
Selain Israel dan kawasan Timur Tengah, Trump mengatakan AS maupun Eropa juga berpotensi menjadi sasaran berikutnya.
“Saya kira kami akan menjadi yang berikutnya, atau Eropa, atau di suatu tempat,” katanya.
“Anda tidak bisa membiarkan mereka memiliki senjata nuklir, dan mereka tidak akan memiliki senjata nuklir,” lanjut Trump.
Trump Klaim Kemampuan Militer Iran Telah Hancur
Dalam wawancara tersebut, Trump juga mengeklaim strategi tekanan ekonomi dan blokade terhadap Iran telah memberikan dampak besar terhadap kemampuan negara tersebut.
Menurut Trump, langkah yang dilakukan Washington telah membuat kondisi Iran semakin tertekan. Ia bahkan menyebut Iran sebagai negara yang sedang mengalami kegagalan.
“Blokade itu luar biasa,” kata Trump.
Trump juga mengklaim serangan dan tekanan yang dilakukan AS telah menghancurkan berbagai kemampuan militer Iran, termasuk angkatan laut dan angkatan udara.
“Angkatan laut mereka sudah hilang. Angkatan udara mereka sudah hilang. Para pemimpin mereka sudah hilang. Semua antipesawat mereka—maksud saya, semuanya sudah dilenyapkan,” ujarnya.
Trump turut menyinggung keputusan Iran yang menyerang sejumlah negara Teluk seperti Arab Saudi, Qatar, Uni Emirat Arab (UEA), Bahrain, dan Kuwait dalam konflik yang berlangsung.
Baca Juga: Program MBG Dirombak, 463 SPPG Kena Suspend Pemerintah
Ia mengaku terkejut dengan langkah Teheran tersebut karena menurutnya tindakan itu justru membuat Iran kehilangan dukungan dari negara-negara di kawasan.
“Semua orang terkejut. Saya terkejut,” kata Trump.
“Saya pikir itu hal yang sangat baik karena mereka kehilangan semua dukungan yang mereka miliki,” ujarnya.
Trump juga menyatakan AS saat ini berada dalam posisi unggul dalam konflik yang melibatkan Iran dan Venezuela. Ia menilai negaranya mampu memenangkan konflik tersebut dengan mudah dan menolak anggapan bahwa AS akan mengalami kekalahan.
