Listrik Sumatera Padam, Pemulihan Infrastruktur Dikebut
Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) tengah mempercepat pemulihan jaringan listrik di tiga provinsi yang terdampak bencana, yakni Aceh, Sumatera Utara (Sumut), dan Sumatera Barat (Sumbar). Pemerintah menargetkan seluruh infrastruktur kelistrikan yang rusak dapat kembali beroperasi normal dalam waktu dekat demi mendukung kenyamanan masyarakat, khususnya para pengungsi.
Juru Bicara Kementerian ESDM, Dwi Anggia, menyampaikan bahwa Menteri ESDM Bahlil Lahadalia telah memimpin rapat koordinasi khusus untuk mempercepat rehabilitasi jaringan listrik di wilayah terdampak. Pemulihan ditargetkan selesai pada Kamis pekan ini atau paling lambat Desember 2025, menyesuaikan situasi lapangan.
Baca Juga : Surplus Dagang Menipis, Ekonomi RI Disebut Mulai Pulih
Upaya perbaikan menghadapi banyak kendala, terutama akses darat yang terputus sehingga menghambat distribusi logistik untuk perbaikan tiang dan menara listrik yang rusak. Data sementara menunjukkan sekitar 1,8 juta pelanggan di Sumatera Utara dan Sumatera Barat terdampak pemadaman akibat kerusakan masif jaringan kelistrikan.
Untuk menembus wilayah yang sulit dijangkau melalui jalur darat, PLN bersama instansi terkait mengerahkan Pesawat Hercules guna mengirim material pembangunan menara darurat sejak awal bencana.
Dwi menambahkan, Menteri ESDM dijadwalkan meninjau langsung proses pemulihan di sejumlah titik terparah, seperti Kabupaten Bireuen (Aceh), Sibolga (Sumut), dan Kabupaten Agam (Sumbar), pada Selasa (2/12/2025). Fokus kunjungan itu mencakup percepatan rehabilitasi infrastruktur kelistrikan, suplai energi dari PLN, distribusi bahan bakar, serta penyaluran bantuan.
Sementara itu, PT PLN (Persero) terus mengupayakan pemulihan di Aceh setelah 12 tower transmisi tegangan tinggi roboh akibat cuaca ekstrem. Direktur Manajemen Proyek dan Energi Baru Terbarukan PLN, Suroso Isnandar, menjelaskan bahwa gangguan ini mempengaruhi pasokan listrik dari jalur Sumut–Pangkalan Susu ke Arun dan dari Arun ke Banda Aceh.
Proses distribusi material juga tidak mudah karena banyak jalan dan jembatan masih terputus. PLN pun mengerahkan helikopter dan memanfaatkan bantuan TNI Angkatan Udara untuk mengirim kebutuhan konstruksi.
Suroso menargetkan menara sementara dapat didirikan dalam dua hari ke depan. Selain Aceh, gangguan jaringan listrik turut terjadi di wilayah Sibolga, Sumatera Utara.
Baca Juga : Industri Terpuruk, 5 Pabrik Tekstil Tutup

[…] Listrik Sumatera Padam, Pemulihan Infrastruktur Dikebut […]
[…] Listrik Sumatera Padam, Pemulihan Infrastruktur Dikebut […]
[…] Baca Juga: Listrik Sumatera Padam, Pemulihan Infrastruktur Dikebut – Economix […]
[…] Baca Juga: Listrik Sumatera Padam, Pemulihan Infrastruktur Dikebut – Economix […]