Tensi Naik! AS Kirim Kapal Perang, Iran Siap Perang Habis-Habisan
Iran menyatakan berada dalam status siaga tinggi, dan menegaskan kesiapannya menghadapi kemungkinan konflik terbuka dengan Amerika Serikat.
Pernyataan tersebut disampaikan oleh seorang pejabat senior Iran, menjelang kedatangan kapal induk AS, serta penguatan aset militer Amerika di kawasan Timur Tengah dalam beberapa hari ke depan.
Pejabat yang berbicara secara anonim itu, menyebut bahwa Tehran berharap pengerahan militer AS tidak berujung pada konfrontasi nyata. Namun, ia menegaskan bahwa militer Iran telah mempersiapkan diri untuk menghadapi skenario terburuk. Menurutnya, seluruh elemen pertahanan Iran kini berada dalam kondisi kesiapsiagaan penuh.
Baca Juga : Situasi Arab Memanas, AS Beri Peringatan ke Irak
Ia juga menegaskan bahwa Iran tidak akan membedakan jenis serangan yang mungkin dilancarkan oleh AS. Setiap bentuk agresi, baik terbatas maupun berskala besar, presisi maupun bersifat kinetik, akan diperlakukan sebagai deklarasi perang total terhadap Iran. Dalam skenario tersebut, Tehran berkomitmen untuk memberikan respons militer yang paling keras untuk mengakhiri konflik.
Sebelumnya, Bloomberg News melaporkan bahwa Presiden AS Donald Trump telah memerintahkan pengerahan aset angkatan laut ke Timur Tengah. Langkah ini memicu spekulasi bahwa Washington bersiap menindaklanjuti ancaman terhadap jajaran pimpinan senior Iran, di tengah meningkatnya tekanan internal akibat penindasan keras terhadap aksi protes nasional di negara tersebut.
Dalam pernyataannya kepada wartawan di atas Air Force One saat kembali dari Davos, Swiss, Trump mengkonfirmasi pengiriman armada besar ke kawasan tersebut. Ia menyatakan lebih memilih situasi tetap terkendali, namun menegaskan bahwa AS akan terus memantau aktivitas Iran secara ketat.
Amerika Serikat sendiri telah melakukan pengerahan militer besar-besaran di Timur Tengah pada tahun lalu, sebelum akhirnya bergabung dalam konflik Israel dengan Iran. Pada Juni 2025, AS tercatat melancarkan serangan terhadap sejumlah fasilitas nuklir Iran.
Dalam beberapa hari terakhir, Pentagon memerintahkan kapal induk USS Abraham Lincoln beserta tiga kapal perusak pengawalnya untuk bergerak menuju kawasan Timur Tengah.
Kapal-kapal tersebut dilaporkan meninggalkan Laut China Selatan, dan saat ini berada di Samudra Hindia. Armada ini akan bergabung dengan tiga kapal tempur pesisir AS yang telah bersandar di Bahrain, serta dua kapal perusak lainnya yang beroperasi di Teluk Persia.
Kehadiran kelompok kapal induk tersebut, diperkirakan akan menambah sekitar 5.700 personel militer AS di kawasan. Saat ini, Amerika Serikat juga mengoperasikan sejumlah pangkalan militer di Timur Tengah, termasuk Pangkalan Al Udeid di Qatar, yang menampung ribuan tentara dan menjadi markas terdepan Komando Pusat AS.
Baca Juga : Media Israel Klaim 2 Negara Siap untuk Serang Iran?
Pejabat Iran itu kembali menegaskan, bahwa negaranya tidak akan tinggal diam jika kedaulatan dan integritas wilayahnya dilanggar. Meski enggan merinci bentuk respons yang akan ditempuh, ia menekankan bahwa Iran akan menggunakan seluruh kemampuan yang dimiliki untuk melawan setiap agresi.
Menurutnya, sebuah negara yang terus-menerus berada di bawah ancaman militer tidak memiliki pilihan selain memastikan seluruh sumber daya pertahanannya siap digunakan, baik untuk membalas serangan maupun menjaga keseimbangan kekuatan terhadap pihak mana pun yang berani menyerang Iran.

[…] Tensi Naik! AS Kirim Kapal Perang, Iran Siap Perang Habis-Habisan […]