Bukan Main! Danantara Kini Jadi 10 Besar Perusahaan Dunia
Chief Operating Officer (COO) Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara), Dony Oskaria, memaparkan capaian global yang diraih PT Danantara Asset Management.
Menurut Dony, Danantara Asset Management saat ini telah masuk dalam daftar Fortune 500 dan berada di jajaran 10 besar perusahaan terbesar di dunia. Perusahaan tersebut membukukan pendapatan (revenue) sekitar US$ 110 miliar.
Baca Juga : Tolak Intervensi Asing, Dubes Iran Update Situasi Demo
“Teman-teman sekalian yang juga sangat membanggakan kita, PT Danantara Asset Management itu di Fortune 500 itu termasuk 10 perusahaan terbesar di dunia, dengan revenue US$ 110 miliar,” kata Dony dalam acara CNBC Indonesia Economic Outlook 2026 di Hotel Kempinski, Jakarta, dikutip Kamis (12/2/2026).
Selain itu, Dony menegaskan bahwa kondisi Badan Usaha Milik Negara (BUMN) saat ini sehat dan mencatatkan laba yang besar. Ia menilai anggapan bahwa BUMN merugi merupakan kekeliruan akibat salah kutip.
“Ini perlu saya sampaikan karena banyak saya baca salah mengutip ya kan, ditulis BUMN rugi gitu. Sebenarnya BUMN itu untung, untungnya gede, gak ada perusahaan untungnya lebih gede daripada BUMN, Rp 332 triliun untungnya,” ujarnya.
Ia menambahkan, pada tahun ini laba BUMN ditargetkan meningkat menjadi Rp 360 triliun. Bahkan dalam beberapa tahun ke depan, laba BUMN diharapkan dapat mencapai Rp 600 triliun per tahun. Karena itu, Danantara saat ini bekerja keras mewujudkannya, supaya perusahaan-perusahaan BUMN bisa untung Rp 600 triliun setiap tahunnya.
Baca Juga : NATO Retak? AS Tegur Eropa untuk Lebih Mandiri

[…] Bukan Main! Danantara Kini Jadi 10 Besar Perusahaan Dunia […]
[…] Bukan Main! Danantara Kini Jadi 10 Besar Perusahaan Dunia […]