Danantara Terbitkan Utang Rp7 Triliun Usai Setahun Dibentuk
PT Danantara Investment Management yang merupakan bagian dari Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara) menerbitkan surat utang baru senilai Rp7 triliun pada tahun 2026.
Berdasarkan data dari Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI), instrumen tersebut didaftarkan sebagai Surat Utang Jangka Panjang II yang ditawarkan tanpa melalui penawaran umum PT Danantara Investment Management Tahun 2026 Tahap I Seri A dan Seri B.
Baca Juga: Anggaran MBG Ditegaskan Bos BGN Tetap Rp335 T, Tak Dipangkas
Kedua seri surat utang itu memiliki tingkat bunga tetap sebesar 2 persen per tahun. Distribusi surat utang secara elektronik dijadwalkan mulai pada 17 Maret 2026, dengan pembayaran bunga pertama dilakukan pada 17 Maret 2027.
Untuk Seri A, surat utang ditawarkan dengan tenor selama lima tahun dan satu hari kalender. Sementara itu, Seri B memiliki tenor lebih panjang yakni tujuh tahun.
Dalam penerbitan surat utang tersebut, Mandiri Sekuritas ditunjuk sebagai penata laksana penerbitan atau arranger. Adapun Bank Mandiri bertindak sebagai agen pemantau.
Danantara Investment Management sendiri merupakan salah satu dari dua entitas yang berada di bawah BPI Danantara. Perusahaan ini mendapat mandat dari negara untuk mengelola investasi yang mampu memberikan imbal hasil berkelanjutan sekaligus menciptakan dampak ekonomi positif serta memperkuat ketahanan nasional.
BPI Danantara saat ini memasuki tahun pertamanya sejak dibentuk dan diresmikan oleh Presiden Prabowo Subianto pada 2025. Lembaga tersebut memiliki misi utama meningkatkan imbal hasil aset negara yang berada di bawah pengelolaan BUMN serta menarik lebih banyak investasi asing ke Indonesia.
Baca Juga: Bahlil di Jepang Pamer Batu Bara RI Jadi Incaran Global

[…] Danantara Terbitkan Utang Rp7 Triliun Usai Setahun Dibentuk […]
[…] Danantara Terbitkan Utang Rp7 Triliun Usai Setahun Dibentuk […]