Update Perang Arab: Teheran Dibom, Iran Balas ke UEA-Saudi
Konflik di Timur Tengah masih terus berlangsung dengan eskalasi serangan di sejumlah wilayah. Pada Selasa (17/3/2026), Iran dilaporkan menargetkan Kedutaan Besar Amerika Serikat di Irak serta sebuah hotel mewah di Baghdad.
Di tengah situasi tersebut, dampak konflik juga meluas ke berbagai negara di kawasan, termasuk Uni Emirat Arab yang menutup sementara wilayah udaranya akibat ancaman terhadap fasilitas energi.
Serangan Israel ke Iran
Militer Israel menyatakan telah “memulai gelombang serangan skala besar” di ibu kota Iran, Teheran, dengan menargetkan infrastruktur yang berkaitan dengan rezim.
Bulan Sabit Merah Iran melaporkan bahwa tim penyelamat sedang berupaya menjangkau warga yang terjebak di bawah reruntuhan akibat serangan tersebut.
Sementara itu, kantor berita Mehr melaporkan adanya ledakan yang terdengar di wilayah ibu kota.
Baca Juga: Trump Dinilai Gagal Kuasai Teheran, Pejabat AS Sebut Strategi Baru
Serangan Israel ke Lebanon
Militer Israel juga mengumumkan telah memulai “gelombang serangan tambahan” terhadap target Hizbullah di Beirut, ibu kota Lebanon.
Langkah ini dilakukan setelah Israel memperluas operasi daratnya di wilayah selatan Lebanon sehari sebelumnya.
Layanan darurat Israel melaporkan adanya tembakan rudal ke arah wilayahnya, namun tidak menimbulkan korban jiwa.
Militer Israel menyebut sistem pertahanan mereka berhasil mencegat rudal yang diluncurkan dari Iran.
Serangan ke Kedutaan Besar AS di Irak
Kedutaan Besar Amerika Serikat dan Hotel Al-Rasheed di Baghdad menjadi sasaran serangan drone pada Selasa pagi.
Berdasarkan video yang dilacak oleh CNN International serta pernyataan pejabat Irak, sistem pertahanan udara terlihat menembak jatuh proyektil di dekat area kedutaan.
Selain itu, ladang minyak Majnoon di Irak selatan juga dilaporkan menjadi target serangan, menurut juru bicara militer Irak.
Serangan ke Uni Emirat Arab
Otoritas Penerbangan Sipil Umum Uni Emirat Arab memutuskan menutup sementara wilayah udara negara tersebut.
Langkah ini diambil “di tengah perkembangan keamanan regional yang cepat,” sebagaimana dilaporkan media pemerintah setempat.
Otoritas di Abu Dhabi juga menghentikan operasi di ladang gas Shah setelah serangan drone memicu kebakaran.
Hal serupa terjadi di Fujairah, di mana kebakaran dilaporkan terjadi di Zona Industri Minyak Fujairah (FOIZ) akibat serangan drone.
Serangan ke Kuwait
Pertahanan udara Kuwait menyatakan tengah merespons “ancaman rudal dan drone musuh” yang mengarah ke wilayahnya.
Angkatan bersenjata Kuwait juga sempat mengingatkan warga bahwa “setiap ledakan” yang terdengar merupakan hasil dari sistem pertahanan udara yang mencegat target musuh.
Baca Juga: Laporan Intelijen AS Bikin Geger, Pemimin Iran Jadi Sorotan
Arab Saudi
Kementerian pertahanan Arab Saudi melaporkan telah mencegat dan menghancurkan sekitar selusin drone di wilayah timur negara tersebut.
Meski terjadi serangan, tidak ada korban jiwa yang dilaporkan dalam insiden tersebut.
Rangkaian peristiwa ini menunjukkan eskalasi konflik yang semakin meluas di Timur Tengah, dengan dampak yang dirasakan oleh berbagai negara di kawasan.
