Israel Kirim Sistem Iron Dome ke UEA, Sebut untuk Tangkis Rudal Iran
Israel dilaporkan mengirimkan sistem pertahanan udara canggih, Iron Dome, ke wilayah Uni Emirat Arab (UEA). Informasi ini disampaikan oleh sejumlah pejabat Israel dan Amerika Serikat di tengah meningkatnya eskalasi konflik dengan Iran.
Selain pengiriman sistem pertahanan, Israel juga menurunkan personel militer untuk mengoperasikan Iron Dome dalam rangka menghadapi serangan Iran pada fase awal perang.
Situasi keamanan di kawasan Timur Tengah mulai memanas sejak akhir Februari 2026, setelah Amerika Serikat dan Israel melancarkan serangan terhadap target militer penting di Iran. Serangan tersebut dilaporkan menewaskan Pemimpin Tertinggi Iran, Ali Khamenei.
Baca Juga : Melalui Pakistan, Iran Tawarkan Gencatan Senjata Baru!
Sebagai balasan, Iran meluncurkan serangan besar-besaran ke Israel, serta beberapa negara Teluk Arab yang menjadi lokasi pangkalan militer Amerika Serikat.
Perintah Netanyahu dan Koordinasi dengan Presiden UEA
Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, secara langsung memerintahkan Israel Defense Forces (IDF) untuk mengirim baterai Iron Dome beserta puluhan operator ke UEA.
Keputusan tersebut diambil setelah Netanyahu melakukan komunikasi melalui telepon dengan Presiden UEA, Mohamed bin Zayed.
Menurut laporan media, langkah ini menjadi yang pertama dalam sejarah Israel mengirim sistem Iron Dome ke negara lain. UEA pun tercatat sebagai negara pertama di luar Israel dan Amerika Serikat yang mengoperasikan sistem pertahanan tersebut.
UEA dilaporkan menjadi target utama serangan Iran selama konflik berlangsung. Iran disebut telah meluncurkan sekitar 550 rudal balistik dan jelajah, serta lebih dari 2.200 drone ke wilayah negara tersebut.
Walaupun sebagian besar serangan berhasil dicegat, sejumlah fasilitas energi penting di UEA mengalami kerusakan serius. Sektor industri aluminium negara itu juga terdampak, padahal UEA merupakan produsen aluminium terbesar kelima di dunia.
Hubungan Israel dan UEA Semakin Erat Selama Konflik
Konflik dengan Iran justru memperkuat hubungan antara Israel dan UEA. Kedua negara sebelumnya telah menjalin kerja sama strategis melalui Abraham Accords, yang juga ditandatangani bersama Bahrain.
Kesepakatan tersebut bertujuan memperbaiki hubungan diplomatik antara Israel dan sejumlah negara di kawasan Timur Tengah, sekaligus mendorong stabilitas regional.
Normalisasi hubungan ini membuka peluang kerja sama di berbagai sektor, termasuk ekonomi, diplomasi, hingga keamanan.
Baca Juga : Isu Kas Negara Sisa 120 Triliun, Purbaya Buka Suara
Dalam beberapa tahun terakhir, Israel dan UEA juga meningkatkan kerja sama militer. Sejumlah perusahaan pertahanan seperti Elbit Systems dari Israel dan EDGE Group dari UEA dilaporkan mulai menjalin kolaborasi.
UEA juga diketahui membeli sejumlah sistem pertahanan buatan Israel, termasuk SPYDER air defense system dan Barak air defense system.
Seiring berlangsungnya konflik, hubungan kedua negara semakin erat. Bahkan, seorang pejabat UEA menulis artikel di Institut Negara-Negara Teluk Arab yang menyebut Israel sebagai salah satu negara yang paling aktif memberikan dukungan nyata kepada UEA selama masa perang.

[…] Israel Kirim Sistem Iron Dome ke UEA, Sebut untuk Tangkis Rudal Iran […]