Purbaya Bantah Keras Isu Kas Negara Sisa Rp120 Triliun: Bodoh
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa kembali menegaskan bahwa isu kas negara hanya tersisa Rp 120 triliun merupakan informasi keliru yang terus beredar di publik.
Menurut dia, kesalahan tersebut muncul karena hanya melihat sebagian data, yakni penempatan saldo anggaran lebih (SAL) APBN sekitar Rp 300 triliun yang sebelumnya berada di Bank Indonesia dan kemudian dipindahkan ke perbankan sejak September 2025.
Baca Juga: Tim Khusus Disiapkan Purbaya untuk Kejar Penunggak Pajak
Purbaya menjelaskan bahwa pemindahan dana tersebut tidak mengurangi nilai kas negara karena hanya berupa perpindahan tempat penyimpanan, layaknya deposito.
“Yang saya kerjakan adalah memindahkan Rp 300 triliun cash saya dari BI ke bank Komersial. Itu masih uang saya seperti deposito saja, uang saya, SAL masih utuh Rp 420 triliun,” terang Purbaya di kawasan Gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Senin (27/4/2026).
Ia juga menegaskan bahwa total saldo anggaran lebih pemerintah masih aman dan belum digunakan.
“Anggaran saya sampai sekarang masih aman yang Rp 420 triliun belum sama sekali disentuh. Jadi orang itu mesti belajar yang betul,” lanjut dia.
Meski isu tersebut terus berulang, Purbaya mengaku tidak akan menempuh jalur hukum untuk menindak penyebar informasi tersebut.
“Tidak usah. Ngapain? Orang bodoh, ngapain diajarin lagi,” ujar dia.
Lebih lanjut, ia memastikan kondisi kas negara tetap kuat dan mencukupi untuk kebutuhan belanja pembangunan.
Baca Juga: Sikap Trump Melunak? Iran Diminta Langsung Hubungi AS
Pemerintah juga belum berencana mengajukan APBN Perubahan tahun 2026 ke DPR karena defisit anggaran masih terjaga di bawah batas 3 persen sesuai target.
“Saya hanya pindahkan saja ke bank. Saya seperti depositor, pindahkan dari BI ke bank. Uangnya sampai sekarang belum dipakai untuk anggaran. Anggaran yang lain masih aman,” pungkas dia.

[…] Purbaya Bantah Keras Isu Kas Negara Sisa Rp120 Triliun: Bodoh […]