Rusia Jual 22 Ton Emas Sepanjang 2026 demi Tutup Beban Perang
Bank Sentral Rusia dilaporkan telah menjual sekitar 22 ton emas sejak awal tahun 2026 di tengah tekanan ekonomi yang terus meningkat.
Cadangan emas negara tersebut tercatat turun menjadi 2.304,76 ton per 1 April 2026, termasuk penurunan sebesar 6,22 ton hanya dalam bulan Maret, sebagaimana dilaporkan Kitco News yang mengutip data bank sentral Rusia.
Baca Juga: Trump Hadapi Tekanan di Kongres AS, Tenggat Perang Iran Makin Dekat
Berdasarkan data Dewan Emas Dunia, Rusia juga telah menjual sekitar 15 ton emas dalam dua bulan pertama tahun ini.
Laporan The Moscow Times pada Maret 2026 menyebutkan, Bank Sentral Rusia menjual 300.000 ons troy emas pada Januari dan 200.000 ons troy pada Februari.
Sebagai informasi, troy ounce merupakan satuan berat khusus untuk logam mulia, di mana satu troy ounce setara dengan 31,103 gram, lebih berat dibandingkan ounce biasa yang hanya 28,349 gram.
Hingga periode tersebut, Kementerian Keuangan Rusia disebut menjual emas batangan kepada bank sentral sebagai bagian dari mekanisme pengelolaan cadangan.
Mengapa Rusia Menjual Emas?
Rusia diketahui memiliki cadangan emas terbesar kelima di dunia, menurut data Trading Economics.
Negara tersebut secara agresif menambah cadangan emasnya sepanjang 2002 hingga 2025, dengan total pembelian mencapai lebih dari 1.900 ton.
Namun, sejak 2020, tren pembelian bersih mulai melambat menjadi sekitar 55,4 ton, seperti disampaikan analis Finam, Nikolay Dudchenko, yang dikutip UNITED24 Media.
Selain itu, Bank Sentral Rusia juga aktif memperdagangkan emas di pasar domestik sejak tahun lalu.
Data Bursa Efek Moskow menunjukkan volume perdagangan emas pada Maret 2026 melonjak hingga 3,5 kali lipat dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya, mencapai 42,6 ton.
Baca Juga: UEA Kritik Sekutu yang Dianggap Terlalu Lunak ke Iran, Ketegangan Timteng Naik
Dari sisi nilai, transaksi tersebut bahkan meningkat lima kali lipat menjadi 534,4 miliar rubel.
Langkah penjualan emas ini dilakukan Rusia untuk menutup defisit anggaran yang semakin melebar, seiring tekanan ekonomi akibat konflik yang masih berlangsung dengan Ukraina.

[…] Rusia Jual 22 Ton Emas Sepanjang 2026 demi Tutup Beban Perang […]