Trump Gelar Rapat Kabinet di Camp David, Bahas Iran dan Selat Hormuz
Presiden Donald Trump dijadwalkan menggelar rapat kabinet di Camp David pada Rabu (27/5/2026).
Seorang pejabat Gedung Putih mengatakan kepada AFP bahwa pertemuan tersebut diperkirakan dihadiri seluruh anggota kabinet di tengah pembicaraan dengan Iran yang disebut memasuki fase kritis.
Sebelumnya, Trump menyatakan kesepakatan dengan Teheran untuk mengakhiri konflik Timur Tengah sudah semakin dekat, meski proses negosiasi masih berlangsung alot.
Isu Iran dan Ekonomi Diperkirakan Jadi Fokus Utama
Pemilihan Camp David sebagai lokasi rapat disebut mencerminkan sensitifnya pembahasan yang akan dilakukan pemerintah AS.
Baca Juga : Netanyahu Terancam, AS-Iran Dekati Kesepakatan
Menurut laporan New York Post, isu Iran diperkirakan mendominasi agenda rapat kabinet tersebut. Selain itu, kondisi ekonomi AS juga menjadi salah satu topik utama yang akan dibahas.
Rapat ini menjadi pertemuan kabinet pertama sejak 26 Maret 2026 dan merupakan pertemuan ke-10 kabinet selama masa jabatan kedua Trump.
AS Kejar Kesepakatan untuk Akhiri Konflik Iran
Dalam beberapa hari terakhir, pembicaraan mengenai kemungkinan kesepakatan damai dengan Iran terus meningkat.
Trump disebut tengah mempertimbangkan berbagai opsi untuk menghentikan konflik di Timur Tengah, membuka kembali jalur pelayaran di Selat Hormuz, serta menyelesaikan negosiasi terkait program nuklir Iran dalam waktu 60 hari.
Gedung Putih juga menghadapi tekanan politik yang besar untuk segera menyelesaikan konflik tersebut menjelang pemilu paruh waktu AS yang akan berlangsung dalam beberapa bulan mendatang.
Camp David Punya Sejarah Diplomasi Penting AS
Camp David selama ini dikenal sebagai lokasi berbagai peristiwa diplomatik penting yang melibatkan Amerika Serikat.
Pada 1978, tempat itu menjadi lokasi perjanjian damai antara Israel dan Mesir yang dimediasi Presiden Jimmy Carter.
Selain itu, Camp David juga pernah digunakan untuk KTT Israel-Palestina tahun 2000 di era Presiden Bill Clinton, meski perundingan tersebut berakhir gagal.
Trump Jarang Kunjungi Camp David
Berbeda dengan banyak presiden AS sebelumnya, Trump diketahui cukup jarang mengunjungi Camp David.
Pertemuan kabinet kali ini menjadi kunjungan keduanya ke lokasi tersebut selama masa jabatan saat ini.
Baca Juga : Puluhan Orang Tewas, Israel Perluas Operasi Darat di Lebanon
Kunjungan pertama Trump ke Camp David terjadi beberapa hari sebelum AS melancarkan serangan terhadap program nuklir Iran pada Juni 2025.
Namun, pada masa jabatan pertamanya, Trump tercatat pernah mengunjungi Camp David sebanyak 15 kali.
Camp David sendiri telah digunakan sebagai tempat peristirahatan presiden AS sejak era Franklin D. Roosevelt.
Kompleks seluas sekitar 180 hektare itu dilengkapi pondok kayu, kolam renang terbuka, lapangan golf, lapangan tembak, arena bowling, hingga jalur pejalan kaki.
