Prabowo: Hukum Tak Boleh Dipakai untuk Kepentingan Elite
Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa hukum harus menjadi instrumen yang melindungi seluruh masyarakat dan tidak boleh digunakan untuk kepentingan kelompok tertentu.
Pesan tersebut disampaikan Prabowo saat memberikan amanat dalam Upacara Peringatan Hari Bhayangkara ke-80 di Satlat Brimob Polri, Rabu (1/7/2026).
Menurut Prabowo, penegakan hukum harus dilakukan secara adil tanpa dipengaruhi kekuatan ekonomi maupun kepentingan politik tertentu.
Baca Juga: DJP Sebut 95 Persen Peserta JHT Punya Saldo di Bawah Rp 50 Juta
“Hukum tidak boleh menjadi alat mereka-mereka yang punya uang. Hukum tidak boleh menjadi alat balas dendam politik. Hukum tidak boleh digunakan untuk kepentingan satu kelompok mana pun. Tidak boleh ada kriminalisasi, tidak boleh ada penyalahgunaan wewenang, dan tidak boleh ada siapa pun yang kebal terhadap hukum,” kata Prabowo.
Ia menekankan bahwa negara harus menjamin perlindungan hukum yang setara bagi seluruh warga negara, termasuk kelompok masyarakat yang paling lemah.
Menurut Prabowo, keadilan harus dapat dirasakan oleh semua pihak sehingga masyarakat yang benar merasa aman, sementara pihak yang melakukan pelanggaran bertanggung jawab atas perbuatannya.
“Orang yang benar harus merasa aman, orang yang bersalah harus bertanggung jawab atas perbuatannya,” kata Prabowo.
Dalam kesempatan yang sama, Prabowo juga menegaskan bahwa pemerintah tidak anti terhadap kritik. Namun, ia mengingatkan bahwa kritik seharusnya ditujukan untuk memperbaiki keadaan dan bukan merusak sistem demokrasi.
“kita butuh kritik untuk memperbaiki diri kita. Tapi keamanan demokrasi juga harus kita jaga. Janganlah demokrasi dibajak oleh mereka-mereka yang punya uang banyak. Janganlah demokrasi kita dirusak oleh kepentingan-kepentingan asing,” kata Prabowo.
Kepala negara juga mengingatkan bahwa perbedaan pandangan dan pendapat merupakan hal yang wajar dalam demokrasi dan tidak boleh menjadi sumber perpecahan di tengah masyarakat.
Baca Juga: Sumur Baru Ditemukan SKK Migas, Produksi Naik 2.068 Bph
Karena itu, ia meminta Kepolisian Negara Republik Indonesia atau Kepolisian Negara Republik Indonesia terus menjalankan perannya sebagai penjaga demokrasi sekaligus penegak hukum yang profesional.
“menjamin setiap warga negara dapat menyampaikan pendapatnya secara damai, dan pada saat yang sama menjaga agar hukum tetap tegak dan ketertiban tetap terpelihara,” katanya.
Pada peringatan Hari Bhayangkara ke-80 tersebut, Prabowo juga berpesan agar Polri terus menjaga kepercayaan publik dengan memberikan pelayanan terbaik, melindungi masyarakat, serta menegakkan hukum secara adil.
“Jangan justru menyusahkan rakyat. Ingat, gaji kita sebagai alat negara adalah dari rakyat. Semua perlengkapan kita dari rakyat. Karena itu kita harus benar-benar menjaga dan melindungi rakyat kita,” kata Prabowo.

[…] Prabowo: Hukum Tak Boleh Dipakai untuk Kepentingan Elite […]