Ahli Keuangan Bilang Jangan Timbun Uang di Rekening, Kenapa?
Ungkapan “cash is king” sering terdengar ketika ekonomi berada dalam ketidakpastian. Banyak orang kemudian memilih menyimpan uang dalam bentuk tunai atau saldo rekening bank karena merasa langkah tersebut paling aman.
Namun, sejumlah ahli keuangan mengingatkan bahwa menimbun uang di rekening justru bisa merugikan, terutama untuk jangka panjang.
Perencana keuangan bersertifikat Jessica Goedtel menjelaskan bahwa uang tunai yang dibiarkan terlalu lama di rekening bank sangat rentan tergerus inflasi. Nilai uang yang tampak aman sebenarnya perlahan menurun karena harga kebutuhan terus naik dari tahun ke tahun.
Selain itu, rekening tabungan tidak memiliki sistem perlindungan transaksi sekuat kartu kredit, sehingga lebih berisiko bila terjadi pembobolan.
Baca Juga: Tujuan Perencanaan Keuangan dan Contoh Praktisnya!
“Rekening tabungan sering kali tidak memiliki perlindungan seperti kartu kredit,” kata Goedtel. Kondisi ini membuat pengembalian dana lebih sulit jika terjadi penipuan atau transaksi tidak sah.
Gregory Guenther, konselor perencanaan pensiun berlisensi dari New Jersey, menambahkan bahwa saldo rekening sebaiknya tidak terlalu besar.
Ia menyarankan seseorang cukup menyimpan uang untuk menutupi kebutuhan selama satu hingga dua minggu saja. Menurut dia, saldo yang terlalu sedikit membuat seseorang cemas, tetapi saldo yang terlalu banyak membuat kesempatan investasi hilang begitu saja.
“Jika terlalu sedikit, Anda akan merasa cemas. Namun jika terlalu banyak, Anda kehilangan pertumbuhan dari akun dengan imbal hasil lebih tinggi,” tegas Gregory.
Baca Juga: Tips Menabung Harian Anti Gagal dan Efektif, Bagaimana?
Ahli keuangan juga mengingatkan bahwa saldo rekening bank bukan pengganti dana darurat. Dana darurat diperuntukkan bagi kejadian besar dan tidak terduga, seperti kehilangan pekerjaan atau biaya medis mendadak.
Karena itu, dana darurat harus dialokasikan ke tempat terpisah yang tetap likuid tetapi memberi bunga lebih tinggi, misalnya rekening tabungan berbunga tinggi atau instrumen pasar uang.
Dengan memahami risiko menimbun uang di rekening dan mengetahui berapa dana ideal di rekening tabungan, masyarakat dapat mengelola keuangan lebih bijak. Menyimpan uang memang penting, tetapi menempatkannya di tempat yang tepat jauh lebih strategis untuk menjaga kesehatan finansial jangka panjang.

[…] Baca Juga: Penyebab Jangan Timbun Uang di Rekening menurut Ahli […]