BI Pastikan Likuiditas Aman Meski Bank Danai Proyek Pemerintah
Gubernur Bank Indonesia (BI), Destry Damayanti, memastikan likuiditas dalam sistem perekonomian Indonesia tetap terjaga meski perbankan kini turut aktif mendukung berbagai proyek pemerintah.
Keterlibatan perbankan tersebut antara lain dalam pembiayaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) hingga Koperasi Desa Merah Putih (KDMP). Destry menilai pemerintah telah memperhitungkan kebutuhan pendanaan sehingga keterlibatan bank, khususnya Himpunan Bank Milik Negara (Himbara), tidak akan membuat likuiditas menjadi kering.
“Jadi tentunya mereka sudah ada hitung-hitungannya gitu,” ujar Destry saat ditemui di kawasan Hotel Kempinski, Jakarta, Kamis (3/9/2026).
Baca Juga : 500 Santri Keracunan, BGN Minta Kepala SPPG Dipecat
Destry mengatakan BI juga memiliki instrumen untuk menjaga ketersediaan likuiditas apabila dana perbankan banyak terserap untuk mendukung program pemerintah.
Salah satu upaya yang dilakukan adalah menyediakan likuiditas melalui instrumen operasi moneter, termasuk repo dan foreign exchange (FX) swap.
“Yang penting Bank Indonesia pun juga menyiapkan likuiditas dalam bentuk repo, tadi saya nggak sempat tampilkan. Tapi kalau kita lihat repo termasuk FX swap, jadi dana asing masuk kemudian dia dirupiahkan, itu sudah mencapai sekitar 920-930-an triliun,” ujarnya.
Menurut Destry, nilai tersebut menunjukkan adanya likuiditas yang kembali masuk dan disalurkan ke dalam sistem keuangan domestik.
Ia menegaskan bahwa menjaga kecukupan likuiditas merupakan tanggung jawab bersama antara pemerintah dan BI. Meski demikian, keduanya memiliki mekanisme berbeda dalam menyalurkan likuiditas ke perekonomian.
“Artinya itu kan likuiditas yang kembali ke sistem. Jadi likuiditas menjadi memang tugas kita bersama, termasuk kalau pemerintah dia masuk ke DPK (Dana Pihak Ketiga), di kami dia masuk menjadi alat likuid,” tuturnya.
Baca Juga : Prabowo Temui Putin, Bahas Kerja Sama Indonesia-Rusia
Destry menilai kondisi likuiditas yang tetap terjaga dapat memberikan ruang lebih besar bagi sektor swasta untuk meningkatkan aktivitas ekonominya.
Dengan dukungan pemerintah dan BI dalam menjaga ketersediaan likuiditas, sektor non-government diharapkan mampu tumbuh lebih cepat dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.
“Artinya apa? Sektor non-government atau private sector (sektor swasta) itu bisa tumbuh lebih baik dibanding tahun-tahun sebelumnya,” ujarnya.

[…] BI Pastikan Likuiditas Aman Meski Bank Danai Proyek Pemerintah […]