Danantara Wajibkan Pelni hingga Pertamina Order Kapal di PT PAL
Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara) terus melakukan konsolidasi terhadap aset-aset strategis negara. Langkah terbaru yang diambil adalah penunjukan PT PAL Indonesia sebagai pusat utama bagi industri perkapalan nasional. Melalui kebijakan ini, Danantara juga mewajibkan perusahaan-perusahaan BUMN lain untuk memproduksi kebutuhan armadanya di galangan kapal milik PT PAL.
Chief Operating Officer (COO) Danantara Indonesia, Dony Oskaria, menyampaikan bahwa kebijakan tersebut merupakan bagian dari strategi besar untuk mendorong industrialisasi di lingkungan perusahaan yang berada di bawah naungan Danantara, khususnya PT PAL. Salah satu fokus utama kebijakan ini adalah pembenahan sektor maritim melalui penggabungan atau merger perusahaan-perusahaan yang bergerak di industri perkapalan.
Baca Juga : Tehran Waspada Serangan AS yang Berpotensi Runtuhkan Iran!
Dengan ditetapkannya PT PAL sebagai induk industri perkapalan nasional, kebijakan pengadaan armada bagi BUMN lain akan diarahkan agar lebih terpusat. Danantara mengharuskan seluruh entitas yang berada di bawah koordinasinya untuk memprioritaskan pemanfaatan manufaktur dalam negeri.
“Tetapi dampaknya adalah kita akan mewajibkan seluruh perusahaan-perusahaan yang membutuhkan manufaktur kapal yang berada dalam lingkup Danantara itu diwajibkan dilakukan di PT. PAL,” tegasnya.
Secara khusus, kebijakan ini ditujukan kepada sejumlah BUMN besar yang memiliki kebutuhan armada kapal dalam jumlah signifikan, seperti Pertamina International Shipping (PIS), PT Pelayaran Nasional Indonesia (PELNI), dan PT ASDP Indonesia Ferry.
Langkah konsolidasi ini dinilai sejalan dengan visi ekonomi Presiden Prabowo Subianto yang menempatkan sektor industri sebagai fondasi utama pertumbuhan ekonomi nasional. Pemerintah berharap penguatan industri perkapalan dalam negeri dapat memberikan dampak positif yang luas bagi perekonomian.
“Sekali lagi tujuannya adalah untuk mengembangkan industri kita ke depan sebagaimana kita yakini di dalam roadmap pertumbuhan ekonomi Indonesia yang dirancang oleh Bapak Presiden Prabowo bahwa basis pertumbuhan kita ke depan adalah industri. Dengan demikian, industri ini akan memberikan dampak dalam employment dan juga tentu mengurangi employer kita,” pungkasnya.
Baca Juga : AHY Ungkap Rencana Whoosh sampai Surabaya

[…] Danantara Wajibkan Pelni hingga Pertamina Order Kapal di PT PAL […]
[…] Danantara Wajibkan Pelni hingga Pertamina Order Kapal di PT PAL […]