Harga BBM ASEAN Turun, Indonesia Masih Termurah?
Sejumlah negara di kawasan Asia Tenggara kompak menurunkan harga bahan bakar minyak (BBM) seiring melemahnya harga minyak mentah global dalam beberapa waktu terakhir. Penyesuaian harga tersebut terjadi di sejumlah negara, termasuk Malaysia dan Indonesia.
Di Malaysia, rata-rata harga bensin kini berada di level US$0,825 per liter atau sekitar Rp14.802 per liter (kurs Rp17.942/US$). Sementara itu, harga diesel tercatat US$0,972 per liter atau sekitar Rp17.440 per liter.
Angka tersebut lebih rendah dibandingkan periode sebelumnya ketika harga bensin mencapai US$0,916 per liter atau sekitar Rp16.435 per liter. Adapun harga diesel sebelumnya berada di level US$1,150 per liter atau sekitar Rp20.634 per liter.
Baca Juga : Prabowo Pertegas Hukum Tidak Boleh untuk Kepentingan Elite
Indonesia juga melakukan penyesuaian harga BBM nonsubsidi melalui PT Pertamina (Persero). Berdasarkan laman resmi Pertamina Patra Niaga, harga Pertamax Turbo di SPBU wilayah Jakarta turun menjadi Rp19.300 per liter dari sebelumnya Rp20.750 per liter pada Juni 2026.
Penurunan lebih besar terjadi pada Pertamax Dex yang kini dibanderol Rp21.150 per liter, turun dari Rp24.800 per liter. Sementara Dexlite turun menjadi Rp19.700 per liter dari sebelumnya Rp23.000 per liter.
Di sisi lain, harga Pertamax (RON 92) tetap bertahan di Rp16.250 per liter dan Pertamax Green (RON 95) dipatok Rp17.000 per liter. Untuk Pertamax di Pertashop, harga masih berada di level Rp16.150 per liter.
Adapun BBM bersubsidi tidak mengalami perubahan. Harga Pertalite (RON 90) tetap Rp10.000 per liter, sedangkan Solar subsidi dipertahankan sebesar Rp6.800 per liter.
Perbandingan harga BBM di Asia Tenggara
Berikut rata-rata harga BBM di sejumlah negara Asia Tenggara per 1 Juli 2026:
Malaysia
- Bensin: US$0,825/liter (Rp14.802)
- Diesel: US$0,972/liter (Rp17.440)
Singapura
- Bensin: US$2,353/liter (Rp42.219)
- Diesel: US$2,834/liter (Rp50.849)
Filipina
- Bensin: US$1,186/liter (Rp21.280)
- Diesel: US$1,123/liter (Rp20.149)
Thailand
- Bensin: US$1,443/liter (Rp25.891)
- Diesel: US$1,129/liter (Rp20.257)
Laos
- Bensin: US$1,736/liter (Rp31.148)
- Diesel: US$2,112/liter (Rp37.895)
Kamboja
- Bensin: US$1,317/liter (Rp23.630)
- Diesel: US$0,994/liter (Rp17.835)
Myanmar
- Bensin: US$1,182/liter (Rp21.208)
- Diesel: US$1,138/liter (Rp20.418)
Baca Juga : Mentan Klaim Hilirisasi Sawit Cs Capai Ribuan Triliun
Berdasarkan perbandingan tersebut, harga BBM bersubsidi di Indonesia masih menjadi yang paling rendah di kawasan Asia Tenggara. Sementara untuk BBM nonsubsidi seperti Pertamax, harganya juga relatif lebih kompetitif dibandingkan harga bensin di Singapura, Thailand, Laos, Filipina, Kamboja, maupun Myanmar.
